TKI Tuty Dieksekusi Mati Saudi, Upaya Banding Gagal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tenaga kerja Indonesia Tuty Tursilawati divonis bersalah melakukan pembunuhan terhadap majikannya saat bekerja di Kota Thaif, Arab Saudi. Tuti lalu divonis hukuman mati pada 2011, kemudian pada 29 Oktober 2018 menjalani eksekusi mati di Arab. Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Muhammad Iqbal mengatakan, pada Senin, 29 Oktober 2018 tepatnya pada pukul 09.00 Tuti dieksekusi mati oleh Kepolisian Thaif Arab Saudi. "Pertama konfirmasi WNI atas nama Tuty Tursilawati dengan kasus pembunuhan warga negara Arab Saudi pada 2011 telah menjalani hukuman mati kemarin 29 Oktober 2018 di Kota Thaif. Kemenlu mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga Tuty Tursilawati," ucap Iqbal di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Oktober 2018. Iqbal juga mengatakan, pemerintah Indonesia sudah melakukan berbagai upaya untuk meringankan hukuman terhadap Tuty. Sayangnya tak berbuah manis. Pemerintah sudah menunjuk tiga pengacara dan melakukan banding serta pemeriksaan ulang. Namun, putusan dari Mahkamah Agung Arab Saudi tetap sama. "Upaya dilakukan pemerintah adalah melakukan pendampingan konsul sejak 2011 hingga 2018, pergantian hakim, tiga kali penunjukan pengacara, tiga kali melakukan banding dan diterima. Namun sayangnya, Mahkamah Agung Arab Saudi menetapkan hukuman sama seperti semula yaitu hukuman mati," kata Iqbal. Sejak pertama kali kasus pembunuhan tersebut mencuat, pihak Kemenlu sudah melakukan 47 kunjungan. Saat ini diketahui terdapat 13 WNI yang terancam eksekusi hukuman mati dari KJRI Jeddah maupun KJRI Riyadh. "Jumlah kunjungan kami dari 2011 hingga 2018 sebanyak 47 kali kunjungan dan dari beberapa level. Sejak 2011 hingga 2017 jumlah WNI terancam mati sebanyak 103 orang dan sudah berhasil dikeluarkan 85 orang dan 5 orang sudah dieksekusi termasuk Tuty. Lalu, 13 WNI masih terkena hukuman mati, itu dari KJRI Jeddah dan Riyadh," tuturnya.
Tag :

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …