Cemas dan Stres Picu Keinginan Makan, Kenapa ?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Rasa cemas berlebihan dan stres bisa membuat seseorang banyak makan. Emosi tiba-tiba meluap dan Anda tanpa sadar menghabiskan sekantong penuh keripik kentang. Ketika Anda cemas, otak cenderung berpikir pendek untuk membuat tubuh merasa lebih nyaman, salah satunya memberi hadiah berupa makanan lezat. Otak melupakan sejenak tujuan jangka panjang, seperti keinginan Anda menurunkan berat badan. Pada saat sama, hormon stres kortisol mengacaukan sinyal rasa lapar. Pikiran Anda penuh dengan hasrat ingin makan, bahkan ketika Anda sesungguhnya tidak dalam kondisi lapar. Studi terbaru dari University of Minnesota menemukan cokelat, es krim, dan kue adalah jenis-jenis yang paling sering dikonsumsi karena memberi rasa nyaman dan memperbaiki suasana hati. Sayangnya begitu Anda selesai menghabiskan semuanya, Anda akan menyesal seketika. Direktur Kesehatan Perilaku di Duke Diet and Fitness Centre, Sofia Rydin-Gray mengatakan cara pertama mengakhiri kebiasaan makan banyak saat stres adalah menyadari bahwa Anda sedang cemas, panik, atau stres. "Begitu Anda melakukannya, coba cari tahu penyebab Anda cemas. Anda pun bisa membuat pilihan berbeda," kata Rydin-Gray, dilansir dari Cosmopolitan, Kamis (8/11). Langkah selanjutnya lakukan ritual menenangkan, misalnya duduk tenang selama lima menit, berlari sebentar, menghirup udara segar, atau beranjak sebentar dari meja kerja. Menuliskan perasaan kala cemas dan stres juga tips yang bagus untuk meluapkan emosi Anda, alih-alih menjejali perut dengan makanan sampah (junk food).
Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …