Remaja Mabuk Air Rebusan Pembalut, Ini Bahaya yang Ditimbulkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kenakalan remaja saat ini sudah mencapai titik di mana mereka mabuk dengan mengonsumsi air rebusan pembalut wanita. Air rebusan pembalut itu rupanya menimbulkan efek ’fly’ dan halusinasi seperti menggunakan obat-obatan terlarang. Sudah ada beberapa laporan yang berasal dari daerah Jawa dan Jakarta mengenai remaja-remaja yang kecanduan meminum air rebusan pembalut, namun belum diketahui pasti siapa penggagas pertama yang memunculkan ide anti-mainstream ini. Badan Narkotika Nasional (BNN) juga sudah ikut turun tangan dalam mendalami kasus ini. Masyarakat pun mempertanyakan kandungan apa yang terdapat dalam pembalut wanita sehingga dapat menimbulkan efek bak narkotika berbahaya di kalangan remaja belakangan ini. Apa saja bahan-bahan yang tekandung dalam pembalut pada umumnya? Berikut penjelasannya. Zat klorin dapat memutihkan air, kertas, pakaian, dan sebagainya. Namun Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sebelumnya sudah mengumumkan bahwa penggunaan klorin sebagai pemutih ini berbahaya bagi kesehatan sehingga dilarang untuk makanan dan obat-obatan. Zat klorin ini pun dapat diganti dengan bahan yang chlorine-free atau bebas klorin. Penggunaan zat klorin dengan kadar yang sangat kecil juga masih dapat digunakan, seperti yang dilakukan di negara Amerika. Dikutip dari The Healthy Home Economist, produk-produk pembalut biasanya terbuat dari bahan katun atau campuran katun dan rayon atau serat selulosa yang terbuat dari bubur kayu yang dapat menyerap. Kandungan penyerap dalam pembalut sendiri biasanya berbentuk gel yang berfungsi untuk menyerap dan menampung cairan dalam volume tertentu, sehingga pembalut juga harus diganti secara teratur. Beberapa produk pembalut yang beredar juga memiliki kandungan pewangi untuk mengurangi bau yang kurang sedap. Tentunya penggunaan pewangi ini harus yang sudah teruji aman bagi kulit, terutama untuk di area kewanitaan yang cukup sensitif. BNN masih mendalami kasus remaja mabuk dengan air rebusan pembalut wanita ini. Para ahli pun masih menyelidiki kandungan dalam pembalut mana yang memberi efek ’fly’ dan halusinasi, dan apakah air rebusan tersebut diberi tambahan obat-obatan lainnya.
Tag :

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…