Hati-Hati, Ribuan Video Palsu Berkeliaran di YouTube

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Beberapa tahun terakhir, YouTube menjadi platform video yang banyak diakses oleh pengguna di seluruh dunia. Menurut penelitian Pew Research Center, yang melibatkan 4.594 responden, YouTube dimanfaatkan oleh kalangan dari segala usia untuk mencari segala informasi. Tak sekadar bertujuan hiburan, mereka mengakses YouTube terutama untuk mempelajari keterampilan baru, yang belum pernah mereka ketahui. Menurut penelitian Pew tersebut, 87 persen responden survei mengatakan YouTube penting untuk belajar bagaimana melakukan hal-hal baru. Manfaat itu menjangkau semua kelompok usia, dengan lebih dari separuh pengguna berusia 18 hingga 29 tahun. Dan, 41 persen orang berusia 65 tahun ke atas, mengatakan mereka menggunakan YouTube untuk mempelajari keterampilan baru. Sayangnya, di balik manfaat yang dipetik pengguna dari YouTube, mayoritas responden melaporkan, bahwa mereka pernah terpapar video palsu atau yang menyebarkan konten bohong, selama mereka berselancar di platform itu. Konten bermasalah yang berisi kebohongan itu tersebar secara liar di YouTube. Pew menunjukkan, 3 dari 5 responden menemukan video yang menayangkan orang-orang dalam situasi berbahaya atau mengganggu. Dua pertiga responden mengatakan mereka kadang-kadang melihat video palsu. Hal ini merupakan masalah nyata untuk platform yang semakin menjadi sumber berita bagi banyak pengunjung. 53 persen pengguna YouTube mengatakan kepada Pew bahwa situs ini setidaknya cukup penting untuk membantu mereka memahami apa yang sedang terjadi di dunia. Sementara itu, YouTube dikabarkan telah memerangi konten bermasalah yang mengganggu di platformnya dalam beberapa waktu belakangan ini. Sebelumnya, di awal tahun, YouTube sempat mendapat kecaman ketika sebuah video trending mempromosikan teori konspirasi tentang para siswa yang menjadi korban penembakan massal di Marjory Stoneman Douglas High School di Florida. Ketika dimintai komentar, YouTube memberikan ringkasan upaya berkelanjutannya untuk mengawasi setiap konten yang melanggar ketentuannya. Misalnya, telah menghapus lebih dari 17 juta video yang melanggar kebijakan pada paruh pertama tahun 2018.
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…