Ma’ruf Amin Kembali Dilaporkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Departemen Organisasi Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Yogi Madsuni melaporkan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 Ma’ruf Amin ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Kamis (15/11). Ma’ruf diduga melakukan pelanggaran Pemilu karena menyinggung soal buta dan budek dalam pidatonya beberapa waktu lalu. "Itu menghina, merendahkan, menyepelekan kaum disabilitas tunanetra dan tunarungu. itu yang ingin yang dikoreksi oleh teman-teman dari disabilitas ini," ujar Kuasa Hukum pelapor Ahmar Ihsan Rangkuti di Bawaslu, Jakarta, Kamis (15/11). Sebelumnya Ma’ruf menyinggung buta dan tuli ketika acara peresmian Posko dan Deklarasi Relawan Barisan Nusantara (Barnus) yang digelar di Kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Sabtu (10/11) lalu. Dalam pernyataannya, Ma’ruf bermaksud menyindir pihak-pihak yang kerap mengkritik kinerja Presiden Jokowi sebagai orang-orang budek dan buta. Ucapan Ma’ruf ini yang dinilai mengusik penyandang disabilitas. Ahmar menyebut Ma’ruf diduga telah melanggar pasal 280 ayat 1 C, Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. "Hari ini kami mendampingi teman-teman tunanetra terkait adanya dugaan pelanggaran pemilu pasal 280 ayat 1 butir C yaitu kampanye pemilu dilarang untuk melakukan menghina seseorang atau diskriminasi," tutur Anhar. Anhar melampirkan barang bukti berupa rekaman pidato Ma’ruf dan berita yang memuat isi pidato mantan Rais Aam PBNU itu. Sebelumnya Ma’ruf Amin telah menegaskan bahwa ucapannya terkait ’Buta’ dan ’Budek’ tidak bermaksud menyinggung kondisi fisik seseorang. Ma’ruf menegaskan bahwa istilah ’buta’ dan ’budek’ itu digunakan untuk menyindir seseorang yang sehat badannya namun buta hatinya dalam melihat realitas. Ia menyamakan pernyataannya ini dengan lagu ciptaan Rhoma Irama berjudul Buta-Tuli. Menanggapi hal itu Yogi selaku penyandang tunanetra sekaligus pelapor menampik ucapan Ma’ruf tersebut. Menurutnya kata ’orang buta dan budek’ dalam pidato Ma’ruf secara jelas menghina fisik. "Berarti ada fisik. Sekali lagi kecuali orang berarti ada fisiknya. Kecuali orang buta dan telinganya budek. itu berarti kan ada orang. Ada fisik. Terus kemudian dibandingkan dengan raja dangdut Rhoma Irama. Padahal Rhoma Irama yang disebutkan adalah kiasan, yang buta mata hatinya, yang tuli kesombongannya. itu sangat jauh," papar Yogi. Lebih lanjut, dia berharap agar Ma’ruf mengakui kesalahannya dapat meminta maaf atas ucapannya tersebut. Terkait masalah hukum dia menyerahkan sepenuhnya kepada Bawaslu. "Politisi siapapun orangnya agar berucap dan berkata-kata harus menjaga lisannya tidak menyakiti. Selama ini kami memperjuangkan stigma masyarakat terhadap para penyandang disabilitas. Ketika ada kata-kata seperti apa yang telah disampaiakan Ma’ruf Amin itu adalah langkah mundur," kata Yogi. Sebelumnya lembaga yang menamakan diri Advokat Senopati 08 juga melaporkan Ma’ruf Amin ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rabu (14/11). Ma’ruf dituduh melakukan pelanggaran pemilu atas pernyataannya menyinggung soal budek dan buta beberapa waktu lalu. "(Pelaporan) sehubungan dengan pernyataan cawapres 01, Ma’ruf Amin di mana telah menimbulkan banyak kritik dan protes keras tentang ucapannya budek tuli, tidak melihat," kata Bonny Syahrizal perwakilan Advokat Senopati 08 dan selaku pelapor di kantor Bawaslu RI, Thamrin, Jakarta Pusat. Jk
Tag :

Berita Terbaru

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena harga plastik di beberapa daerah mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satunya di Magetan, Jawa Timur. Bahkan tak…

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena kenaikan harga aspal hingga mencapai 20 persen, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur mulai…

BPBD Ingatkan Dampak El Nino, Rawan Kebakaran di Kawasan Perbukitan Jombang

BPBD Ingatkan Dampak El Nino, Rawan Kebakaran di Kawasan Perbukitan Jombang

Senin, 20 Apr 2026 13:17 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Dalam rangka mengantisipasi menjelang dampak El Nino, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang bergerak cepat memperkuat…

Dalam Sepekan, Pemkab Jember Target Tuntaskan Verifikasi Data Kemiskinan Selesai 100 Persen

Dalam Sepekan, Pemkab Jember Target Tuntaskan Verifikasi Data Kemiskinan Selesai 100 Persen

Senin, 20 Apr 2026 13:06 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam rangka mengatasi angka kemiskinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur mengambil langkah progresif untuk terjun…

Pemkab Madiun Ajak Warga Bersih Sehat Lewat Program ‘Selamat Asri’

Pemkab Madiun Ajak Warga Bersih Sehat Lewat Program ‘Selamat Asri’

Senin, 20 Apr 2026 12:57 WIB

Senin, 20 Apr 2026 12:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka mendukung dan menyinkronkan instruksi dari Prabowo Subianto terkait program kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Bupati Probolinggo Imbau ASN dan Pelaksana Program MBG Tak Pakai LPG 3 Kg

Bupati Probolinggo Imbau ASN dan Pelaksana Program MBG Tak Pakai LPG 3 Kg

Senin, 20 Apr 2026 12:46 WIB

Senin, 20 Apr 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menindaklanjuti stok gas subsidi khusus bagi masyarakat miskin yang mulai langka di berbagai daerah. Kini, Bupati Probolinggo…