Atasi Kelangkaan Stok

Bupati Probolinggo Imbau ASN dan Pelaksana Program MBG Tak Pakai LPG 3 Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pendistribusian stok LPG 3 kg subsidi ke pengecer. SP/ PRB
Ilustrasi. Pendistribusian stok LPG 3 kg subsidi ke pengecer. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menindaklanjuti stok gas subsidi khusus bagi masyarakat miskin yang mulai langka di berbagai daerah. Kini, Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahnya dan pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) setempat untuk tidak menggunakan LPG 3 kilogram (kg) atau gas melon tersebut.

Pasalnya, LPG 3 kilogram merupakan barang subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat tertentu, seperti rumah tangga miskin, petani sasaran, nelayan, serta pelaku usaha mikro. 

“Saya atas nama kepala pemerintahan Kabupaten Probolinggo mengimbau teman-teman ASN agar secara bijak tidak menggunakan LPG 3 kilogram, juga masyarakat yang mampu. Teman-teman SPPG dimohon dengan bijak agar tidak menggunakan LPG 3 kilogram. Ini warning, nanti akan kami cek agar tidak sampai terjadi,” ujarnya, Senin (20/04/2026).

Kebijakan tersebut hasil dari menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kilogram, Pemkab Probolinggo telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk meningkatkan suplai dan memperlancar distribusi. Namun demikian, penambahan kuota dinilai belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan di lapangan.

“Berapa pun penambahan itu selalu terasa kurang dan tidak mencukupi,” ungkapnya.

Sedangkan dalam upaya pengawasan, Pemkab Probolinggo telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan dan sweeping ke berbagai titik distribusi LPG dalam sepekan terakhir. Pengawasan dilakukan serentak di 24 kecamatan, mulai dari pangkalan hingga agen, karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,

Lebih lanjut, Bupati Haris menegaskan tidak akan mentolerir praktik penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi LPG 3 kilogram yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga di masyarakat. “Saya tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun yang mencoba memanfaatkan keberadaan LPG 3 kilogram ini hingga menjadi langka dan mahal,” ujarnya. pr-02/dsy

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…