Kasus Pembacokan di Bulak Banteng Terus Diselidiki

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Tanjung Perak - Seorang pria berinisial BRW (63) harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bacok cukup serius di tangan kirinya, Sabtu (17/11) siang. Saat itu, korban dibacok oleh seorang yang tidak dikenal saat asyik memasang Alat Peraga Kampanye (APK) salah satu calon legislatif dari partai PKB di depan sebuah rumah jalan Dukuh Bulak Banteng, Kenjeran Surabaya. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto membenarkan peristiwa tersebut. Bahkan hingga saat ini pihaknya terus menyelidiki kasus pembacokan yang membuat BRW harus tergolek di rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya. "Peristiwa itu benar dan saat ini kami sedang bekerja guna mengungkap siapa pelaku pembacokan korban tersebut," beber Agus, Minggu (18/11) siang. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, Agus memastikan kejadian pembacokan ini murni tindak pidana kriminal dan bukan bermotif politik. Selain itu, pelaku juga diduga lebih dari satu orang. "Pelaku lebih dari satu, Itu kami dapat setelah meminta keterangan sejumlah saksi di TKP. Sejauh ini, kejadian tersbut murni kriminal, pengeroyokan. Tapi kami masih akan kita dalami setelah para pelakunya berhasil kami tangkap," tegasnya. Sampai Minggu, polisi masih belum dapat memintai keterangan korban lantaran masih dirawat intensif di rumah sakit. Meski begitu, polisi sudah memiliki ciri-ciri pelaku pengeroyokan dan terus melakukan penyelidikan. "Korban masih belum bisa kami mintai keterangan karena masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit," pungkas lulusan Akpol 2000 itu. Sementara itu, terpisah, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Kenjeran memastikan jika pembacokan BRW itu bukan terkait perusakan APK yang dipasang, melainkan diduga lantaran tidak ada ijin dari pemilik bangunan atas pemasangan APK itu. "Ada dua tempat dan sudah diturunkan, dugaannya mengarah pada pemasangan APK yang tidak berijin. Semua APK milik caleg asal PKB yakni M Faridz Afif dan Muhammad Ali Ja’cub yang juga tinggal di wilayah itu infonya," kata Ketua Panwascam Kenjeran, Lilis Pratiwi. Lilis melanjutkan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian dan Bawaslu untuk mengetahui pasti motif pengeroyokan terhadap BRW saat memasang APK itu. Kejadian tersebut juga baru sekali ini terjadi dari beberapa pemilu sebelum-sebelumnya. fir
Tag :

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…