Seorang Wanita Terluka Akibat Lawan Jambret Seorang Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Keberanian Risa Setyaningsih (32) melawan jambret memang patut diacungi jempol. Sebab atas perlawanannya, kawanan jambret gagal merampas tasnya dan kabur. Namun, Risa akhirnya terbaring di rumah sakit karena sejumlah luka yang dideritanya. Risa dijambret pada Selasa (20/11/2018) kemarin sekitar pukul 19.15 Wib, di Jalan Perum Kertajaya Regency Indah, Sukolilo, Surabaya. Perempuan asal Kec. Banyu Urip, Kab. Purworejo, Jawa Tengah yang indekos di Surabaya itu, melawan kawanan jambret sendirian. "Iya saya sendirian waktu itu," ungkap Risa ditemui di Rumah Sakit (RS) Haji, Sukolilo, Rabu (21/11/2018). Risa memang saat itu sendirian mengendarai motor Honda Beat bernopol AA 4362 ZL. Dia memilih melalui jalan itu dengan tujuan hendak ke wilayah Perak, Surabaya. Tepat di jalan perumahan itu, Risa dipepet dua orang menggunakan satu motor yang langsung berusaha merampas tas slempang yang berada di pangkuannya. "Saya mempertahankan tas saya sambil berteriak minta tolong. Tapi akhirnya saya terjatuh," tambah Risa. Saat terjatuh itulah, Risa terus mendekap tasnya sambil sekuat tenaga berteriak minta tolong, hingga seorang pengendara melintas dan menolong dirinya bersama satpam perumahan setempat. Setelah kejadian itu dilaporkan ke command center Pemkot Surabaya, Risa pun dibawa ke RS Haji Sukolilo. Sebab, Risa menderita sejumlah luka memar pada bagian wajah sebelah kanan, lecet kaki bagian kanan dan kiri, lecet di siku tangan kanan dan kiri serta luka pada bibir. Saat ditemui di RS Haji pun, Risa masih gemetar saat bicara. Selain petugas Command Center Kota Surabaya, sejumlah anggota Polsek Sukolilo juga mendatangi TKP dan mengamankan tas dan motor Risa ke Mapolsek.
Tag :

Berita Terbaru

Ngaku Keturunan Nabi, Pendiri Ponpes Perkosa Santr

Ngaku Keturunan Nabi, Pendiri Ponpes Perkosa Santr

Senin, 04 Mei 2026 22:00 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:00 WIB

  SURABAYAPAGI : Pendiri pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Tlogowungu, Pati, berinisial AS menjadi tersangka kasus pemerkosaan santriwati. Pelaku …

Letkol Teddy, Pernah Beristri

Letkol Teddy, Pernah Beristri

Senin, 04 Mei 2026 21:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Letkol Teddy Indra Wijaya, saat May Day, dicari cari buruh wanita. Presiden Prabowo mencandai massa buruh yang merayakan May Day di Monas dengan…

Pigai, Tuding Amien Rais Rendahkan Martabat Prabowo dan Teddy

Pigai, Tuding Amien Rais Rendahkan Martabat Prabowo dan Teddy

Senin, 04 Mei 2026 21:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : "Pernyataan Pak Amien Rais tidak serta merta masuk kategori kebebasan berpendapat. Dalam konteks HAM, Pak Amien patut diduga melakukan tindakan…

Calon Manajer Koperasi Desa Merah, Dikomcadkan

Calon Manajer Koperasi Desa Merah, Dikomcadkan

Senin, 04 Mei 2026 21:45 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:45 WIB

SURABAYAPAGI : Peserta seleksi Manajer Koperasi Desa Merah Putih dan pegawai di Kampung Nelayan Merah Putih akan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran komponen…

Cari Win-Win Solution, Kecamatan  Gelar Mediasi Gedung PT Wulandaya

Cari Win-Win Solution, Kecamatan Gelar Mediasi Gedung PT Wulandaya

Senin, 04 Mei 2026 21:03 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:03 WIB

Surabaya Pagi - Guna mencari jalan keluar atau Win-Win Solution terkait polemik pembangunan gedung milik PT Wulandaya Cahaya Lestari yang ada di Jalan Basuki…

Jihanning dan Agus Pamuji Kompak Pilih Kabur Usai Pemeriksaan 

Jihanning dan Agus Pamuji Kompak Pilih Kabur Usai Pemeriksaan 

Senin, 04 Mei 2026 20:22 WIB

Senin, 04 Mei 2026 20:22 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Dua saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, memilih menghindari awak media usai menja…