Duka di Langit Afganisthan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Acara Maulid Nabi yang begitu meriah di Indonsia berbeda dengan yang dirasakan oleh warga Negara Afganisthan. Kemarin, 21 November 2018 bom bunuh diri kembali terjadi, tepatnya pada saat perayaan hari maulid nabi. Diduga, bom bunuh diri ini, mempunyai sasaran kepada ulama yang datang saat perayaan itu. Diketahui dari berita portal Ajazeera, 50 orang meninggal dunia dan 70 orang luka luka. “Pelaku bom bunuh diri meledakkannya di dalam gedung pertemuan besar tempat berkumpulnya ratusan ulaa untuk memperingati lahirnya Nabi Muhammad.” Kata Najib Danish, juru bicara Kementrian Dalam Negeri Afghanisthan. Terlihat dari unggahan Instagram @islamgram.id ada video detik detik sebelum bom itu meledak, terdengar ada seseorang yang sedang melantunkan ayat suci al quran saat situasi ini terjadi. Dalam captionnya akun ini mengatakan bahayanya pemikiran takfiri, yakni sebutan bagi seorang muslin yang menuduh muslim lainnya sebagai kafir. Dari unggahan akun tersebut banyak sekali para warnaget yang mengomentari kejadian tersebut. “Ketika acara maulid dinilai rendah dibandingkan acara yang umbar aurat dan maksiat” tulis caption dari akun @windagustiaa. “Islam tidak mengajarkan untuk saling membunuh apalagi sesame muslim, tapi islam mengajarkan Sunnah yang dibawa oleh Nabi Muhammad” sahur komentar dari warganet @grandfachry. Bom bunuh diri sudah sangat sering kali terjadi, tidk hanya diluar negeri, di dalam Indonesia juga pernah ada bom diri yang serupa meskipun dalam acara yang berbeda, seperti kejadian pada masa lalu, di Surabaya. Dan dalam agama apapun tidak pernah diajarkan untuk membunuh dala segala macam cara apapun.
Tag :

Berita Terbaru

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…