Kader Muhammadiyah Bebas Tentukan Pilihan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Jakarta - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii Maarif menanggapi polemik soal sikap politik Muhammadiyah di Pilpres 2019. Menurut dia, kader Muhammadiyah bebas menentukan pilihan dan tidak boleh digiring untuk memilih paslon tertentu. "Bukan netral, tapi bebas menentukan pilihan. Tidak digiring. Tidak diarahkan kepada suatu calon atau pada suatu partai," ujar Buya Syafii di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/11). Buya Syafii menuturkan saat ini dia bukan lagi tokoh sentral Muhammadiyah, begitu juga dengan Amien Rais yang pernah menjabat posisi yang sama dalam periode berbeda. "Dulu (tokoh sentral). Sekarang Haedar (Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir) tokoh sentralnya. Bukan Amien Rais, bukan saya," tegasnya. Menurut dia, sejak Pemilu 1971, Muhammadiyah selalu memberikan kebebasan bagi kadernya untuk memilih siapa pun sesuai keinginan masing-masing. Tak hanya itu, Buya juga mengimbau kader Muhammadiyah dan seluruh masyarakat agar tak Golput di Pilpres 2019. Buya Syafii mendukung pemerintahan Joko Widodo sebagai anggota BPIP. Sementara itu, Amien secara konsisten dan terdaftar dalam Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai Anggota Dewan Pembina. "Jadi jangan dikira Jokowi itu anti-Islam, ya enggaklah enggak benerlah. Politik yang tak bermartabat begitu ya," jelasnya. Jk
Tag :

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…