Ada Sinyal Permintaan, Harga Minyak Menguat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Harga minyak naik usai alami aksi jual tajam pada sesi perdagangan sebelumnya. Kenaikan harga minyak terjadi usai data Amerika Serikat (AS) menunjukkan permintaan yang kuat untuk produk olahan. Sentimen tetap negatif, tetapi investor bergulat dengan melemahnya permintaan dan kekhawatiran kelebihan pasokan. Harga minyak mentah Brent berjangka naik 61 sen menjadi USD 56,87 per barel atau naik 1,1 persen pada pukul 14.21 waktu setempat. Harga minyak mentah AS pada Januari menguat 2,6 persen menjadi USD 47,43 barel. Persediaan minyak mentah pun turun 497 ribu barel dalam sepekan hingga 14 Desember. Angka ini lebih kecil dari penurunan yang diperkirakan 2,4 juta barel. Berdasarkan data the US Energy Information Administration, penurunan itu ketiga berturut-turut. Stok distilasi termasuk minyak diesel turun 4,2 juta barel dibandingkan harapan kenaikan 573 ribu barel. Permintaan distilasi naik ke level tertinggi sejak Januari 2003 yang mendorong pembelian terutama minyak berjangka untuk diesel. Ada pun permintaannya naik 2,7 persen menjadi USD 1,8012 per gallon. “Sentimen komplek ini mendorong kenaikan hari ini, tetapi hanya satu yang mengimbangi sebagian kecil dari kerugian baru-baru ini,” ujar Presiden Ritterbusch and Associates, Jim Ritterbusch, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (20/12). Pada perdagangan Selasa, harga minyak Brent jatuh ke sesi terendah ke level USD 55,89 per barel yang merupakan level terendah sejak Oktober 2017. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) susut ke posisi USD 45,79 per barel, yang merupakan terlemah sejak Agustus 2017. Pasar keuangan pun berada di bawah tekanan seiring kekhawatiran terhadap suku bunga AS lebih tinggi. Seperti yang diharapkan the Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan dan mencatat beberapa kenaikan suku bunga secara bertahap akan diperlukan. Kenaikan harga minyak terpangkas usai keputusan the Federal Reserve karena indeks dolar AS menguat. Dolar AS menguat membuat komoditas bagi pemegang mata uang lainnya menjadi lebih mahal. "Ada sedikit kekecewaan kalau the Fed tidak menaikkan suku bunga. Pelaku pasar sedikit khawatir jika the Fed menaikkan suku bunga itu bisa memperlambat ekonomi dan melukai permintaan minyak pada saat yang sama,” ujar Phil Flynn, Analis Price Futures Group. Adapun harga minyak Brent dan WTI telah turun lebih dari 30 persen sejak awal Oktober karena pasokan minyak mentah telah meningkat. Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen minyak lainnya termasuk Rusia telah setuju memangkas produksi 1,2 juta barel per hari (bpd) sebagai upaya menaikkan harga. Akan tetapi, pemangkasan produksi tidak akan terjadi hingga bulan depan dan produksi telah mencapai rekor tertinggi di AS, Rusia dan Arab Saudi. Produksi minyak Rusia sentuh rekor 11,42 juta barel per hari sepanjang Desember. Hal itu berdasarkan sumber Reuters. Adapun Menteri Energi Arab Saudi, Khalid al-Falih memperkirakan stok minyak global akan jatuh pada kuartal I. ln
Tag :

Berita Terbaru

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin G. Hutapea menyampaikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap…

Asta Cita di Desa, Koramil Kawal Kopdes Merah Putih Hingga Lembur

Asta Cita di Desa, Koramil Kawal Kopdes Merah Putih Hingga Lembur

Rabu, 06 Mei 2026 05:30 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Deru mesin dan suara tukul masih terdengar hingga malam di Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon. Di atas lahan milik desa, bangunan…

Mensos Klarifikasi Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu

Mensos Klarifikasi Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu

Rabu, 06 Mei 2026 05:30 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Sosial Saifullah Yusuf digoyang pengadaan sepatu untuk sekolah rakyat Rp 700 ribu. Gus Ipul mengatakan sepatu untuk siswa sekolah rakyat…

Resmikan MPP Mini Tanggul, Bupati Jember Pangkas Jarak Layanan Publik

Resmikan MPP Mini Tanggul, Bupati Jember Pangkas Jarak Layanan Publik

Rabu, 06 Mei 2026 05:25 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Warga kini tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota untuk mengurus administrasi. Pada Senin (4/5/2026), Bupati Jember, Muhammad…

Di balik Kasus Maidi, Proyek PSC Corner Diduga Tak Sesuai Aturan 

Di balik Kasus Maidi, Proyek PSC Corner Diduga Tak Sesuai Aturan 

Rabu, 06 Mei 2026 05:25 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:25 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, MADIUN – Kejanggalan dalam pembangunan PSC Corner kembali mencuat dalam pusaran kasus korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi. …

Bupati Jember Gus Fawait Tinjau Perbaikan Jalan Rusak di Kencong, Respons Keluhan Warga

Bupati Jember Gus Fawait Tinjau Perbaikan Jalan Rusak di Kencong, Respons Keluhan Warga

Rabu, 06 Mei 2026 05:20 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, meninjau langsung proyek perbaikan jalan provinsi di Kecamatan Kencong,…