Masih Ingusan, Bocah Berani Sikat Laptop dan Uang Tetangga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketagihan uang banyak membuat pelaku satu nekad mencuri. Tersangka berinisial RAB, 16, terpaksa mendekam di tahanan. Pasalnya, remaja yang tinggal di Jalan Jemur Ngawinan Kelurahan Jemurwonosari RT 07 RW 02, Surabaya itu terbukti melakukan pencurian uang dan laptop milik SD Taquma Jalan Jemur Ngawinan 54 B, Surabaya. Berdasarkan informasi, aksi pencurian itu dilakukan pelaku Jumat (28/12) lalu. Kronologi kejadian bermula saat sekolah sedang libur. Kemudian pelaku yang sudah mengantongi gambaran lokasi, lantas masuk ke ruang UKS. Di dalam ruang itu, pelaku mengambil kunci ruang koperasi. Lalu pelaku yang masih berstatus pelajar itu masuk ke ruang koperasi menggunakan kunci yang sudah diambil. Pelaku menggasak uang di dalam laci etalase senilai Rp 1 juta. Tak puas hanya mendapatkan uang, kemudian pelaku masuk ke ruang perpustakaan. "Di ruang perpustakaan pelaku mengambil dua laptop yang ditaruh di almari," kata Kapolsek Wonocolo Kompol Budi Nurthahjo melalui Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Ipda Dwi Hartanto Kamis (3/1). Puas mendapatkan barang curian, remaja yang duduk di kelas II SMP itu lantas keluar. Dia langsung menjual dua laptop curian itu ke tetangganya. Korban yang tahu, laptop dan uang sekolah amblas, lalu melaporkan ke Polsek Wonocolo. Atas laporan tersebut, aparat melakukan penyelidikan dan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi polisi lalu mengantongi ciri-ciri pelaku. "Pelaku ditangkap di rumahnya Senin malam (31/12)," jelasnya. Saat diinterogasi tersangka awalnya berkilah. Namun setelah barang bukti ditemukan tersangka tak dapat mengelak. Dia mengakui nekat membobol sekolah lantaran butuh uang untuk senang-senang. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka bakal dijerat pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. nt
Tag :

Berita Terbaru

Ngaku Keturunan Nabi, Pendiri Ponpes Perkosa Santr

Ngaku Keturunan Nabi, Pendiri Ponpes Perkosa Santr

Senin, 04 Mei 2026 22:00 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:00 WIB

  SURABAYAPAGI : Pendiri pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Tlogowungu, Pati, berinisial AS menjadi tersangka kasus pemerkosaan santriwati. Pelaku …

Letkol Teddy, Pernah Beristri

Letkol Teddy, Pernah Beristri

Senin, 04 Mei 2026 21:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Letkol Teddy Indra Wijaya, saat May Day, dicari cari buruh wanita. Presiden Prabowo mencandai massa buruh yang merayakan May Day di Monas dengan…

Pigai, Tuding Amien Rais Rendahkan Martabat Prabowo dan Teddy

Pigai, Tuding Amien Rais Rendahkan Martabat Prabowo dan Teddy

Senin, 04 Mei 2026 21:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : "Pernyataan Pak Amien Rais tidak serta merta masuk kategori kebebasan berpendapat. Dalam konteks HAM, Pak Amien patut diduga melakukan tindakan…

Calon Manajer Koperasi Desa Merah, Dikomcadkan

Calon Manajer Koperasi Desa Merah, Dikomcadkan

Senin, 04 Mei 2026 21:45 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:45 WIB

SURABAYAPAGI : Peserta seleksi Manajer Koperasi Desa Merah Putih dan pegawai di Kampung Nelayan Merah Putih akan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran komponen…

Cari Win-Win Solution, Kecamatan  Gelar Mediasi Gedung PT Wulandaya

Cari Win-Win Solution, Kecamatan Gelar Mediasi Gedung PT Wulandaya

Senin, 04 Mei 2026 21:03 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:03 WIB

Surabaya Pagi - Guna mencari jalan keluar atau Win-Win Solution terkait polemik pembangunan gedung milik PT Wulandaya Cahaya Lestari yang ada di Jalan Basuki…

Jihanning dan Agus Pamuji Kompak Pilih Kabur Usai Pemeriksaan 

Jihanning dan Agus Pamuji Kompak Pilih Kabur Usai Pemeriksaan 

Senin, 04 Mei 2026 20:22 WIB

Senin, 04 Mei 2026 20:22 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Dua saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, memilih menghindari awak media usai menja…