Pijat Plus-plus di Kediri Pekerjakan Perempuan di Bawah Umur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Prostitusi terselubung berkedok layanan pijat plus-plus di Kediri yang digrebek Subdit IV Renakta (Remaja, Anak dan perempuan) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim diduga kuat melibatkan perempuan yang masih dibawah umur. Informasi internal dari Kepolisian menyebutkan, dari 48 perempuan yang diamankan saat penggrebekan, ada empat perempuan di bawah umur yang diduga dipekerjakan di layanan pijat plus-plus tersebut. Rata-rata usia perempuan pekerja panti pijat itu masih berusia belasan tahun. Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Festo Ari Permana mengatakan, pihaknya sudah memeriksa puluhan perempuan sebagai saksi terkait kasus enam tempat pijat yang diduga disalahgunakan sebagai ajang transaksi prostitusi. Namun dia masih enggan menerangkan terkait adanya perempuan di bawah umur yang diduga terlibat jaringan prostitusi di Kediri tersebut. "Nanti ya mengenai data kasus ini masih dilengkapi dirilis besok," ungkapnya di Mapolda Jatim, Minggu (20/1/2019). Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menambahkan, pihaknya memastikan akan ada tersangka terkait kejahatan asusila di Kediri ini. Pihaknya fokus untuk menjerat muncikari yang bersangkutan sebagai tersangkanya. "Pastinya ada tersangkanya akan dijerat pasal 296 dan 506 KUHP mengenai muncikari," pungkasnya. Seperti yang diberitakan, penyidik Subdit IV Renakta (Remaja, Anak dan perempuan) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim membidik pemilik tempat pijat yang diduga juga berperan sebagai muncikari. Ada empat orang terduga muncikari yang berpotensi akan dijadikan tersangka prostitusi berkedok layanan pijat di Kediri. Puluhan perempuan muda yang bekerja sebagai terapis dan karyawan dari enam tempat layanan pijat Message lantaran diduga menyediakan layanan esek-esek pijat plus itu sudah dilimpahkan ke Dinsos Kediri. Pihaknya memastikan ada yang ditetapkan tersangka sembari menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Tag :

Berita Terbaru

Purbaya Pamer Ekonomi Kerakyatan di China

Purbaya Pamer Ekonomi Kerakyatan di China

Minggu, 21 Jun 2026 20:40 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, memamerkan ketangguhan ekonomi Indonesia di hadapan ratusan akademisi dan mahasiswa Nankai…

Awal Bulan, Wuling Alami Pengangkutan Kontainer

Awal Bulan, Wuling Alami Pengangkutan Kontainer

Minggu, 21 Jun 2026 20:38 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, tidak menampik bahwa pihaknya sempat mengalami kendala operasional dalam proses…

Jokowi Suka Ayam Goreng, Soto Gading dan Tempe Bacem

Jokowi Suka Ayam Goreng, Soto Gading dan Tempe Bacem

Minggu, 21 Jun 2026 20:36 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perayaan ulang tahun Presiden Jokowi ke-65, disambut meriah oleh warga sekitar. Kediaman preside Republik Indonesia (RI) ke-7 itu…

Direktur Utama PLN, Beber Gangguan PLTU Besar di Jawa

Direktur Utama PLN, Beber Gangguan PLTU Besar di Jawa

Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan gangguan teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) besar di Jawa.…

Analisa Dua Pengamat Keuangan, Pilih Deposito dan Dolar AS

Analisa Dua Pengamat Keuangan, Pilih Deposito dan Dolar AS

Minggu, 21 Jun 2026 20:32 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perencana Keuangan Aidil Akbar mengatakan menabung dan investasi merupakan dua instrumen yang berbeda sehingga tidak bisa…

Undav, Pastikan Jerman Lolos

Undav, Pastikan Jerman Lolos

Minggu, 21 Jun 2026 20:28 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Masuk menggantikan Kai Havertz pada menit ke-60, Deniz Undav langsung menjadi pembeda dengan mencetak gol penyama kedudukan di…