DBD Mulai Serang Lamongan, Dua Nyawa Melayang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Hujan yang mulai turun dengan intensitas tinggi akhirnya berdampak. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai menyerang, awal tahun 2019 ini, di Lamongan sudah ada dua nyawa melayang karena disebabkan penyakit yang mematikan itu. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, dr. Taufik Hidayat melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Bambang membenarkan kalau ada dua warga Lamongan yang meninggal disebabkan penyakit DBD."Iya benar awal tahun ini sudah ada dua warga yang meninggal karena disebabkan DBD,"ujarnya. Karena itu, dia sudah mengirimkan surat kepada seluruh Puskesmas hingga tembusan kepada camat untuk diteruskan kepada masyarakat terkait himbauan bahayanya penyakit demam berdarah. "Kami sudah berkirim surat himbauan untuk diteruskan ke masyarakat agar mewaspadai serangan nyamuk Aedes Aygepti," terangnya. Ditambahkannya, masyarakat dihimbau untuk melakukan pencegahan dini secara mandiri atas merebahnya penyakit demam berdarah. Sebab, nyamuk itu bisa menyerang siapa saja tanpa melihat batasan umur. Bisa anak-anak dengan umur 5 - 10 tahun, bahkan yang sudah dewasa sekalipun bisa terjangkit virus mematikan ini. Menurutnya, kewaspadaan di masyarakat akan virus ini harus ditingkatkan, mengingat nyamuk ini semakin berkembang biak di lingkungan endemis. Untuk itu, melalui gerakan masyarakat seyogyanya di lingkungan sendiri harus melakukan 3 M, yakni menguras, menutup dan mengubur. Sementara itu, pihak Dinkes sendiri juga sudah mendistribusikan bubuk abate kepada seluruh Puskesmas di Lamongan, lalu didistribusikan kepada seluruh masyarakat secara gratis. Fungsi dari bubuk itu tak lain untuk mencegah berkembang biaknya bibit nyamuk mematikan itu, ditambah pula dengan secara intens upaya fogging ke rumah warga. "Teknisnya, bubuk itu dilarutkan ke bak mandi dan penampungan air. Nanti, jika di kuras dindingnya tidak boleh digosok. Itu bertahan selama 3 bulan. Dengan demikian itu bisa membunuh jentik-jentiknya. Saat ini sudah dilakukan fogging fokus. Itu langsung membunuh nyamuk," ujar Bambang. Selain itu, ia juga meminta bagi masyarakat jangan terlalu mudah memberikan obat kepada putra-putrinya jika terserang demam. Lebih baik, tambah dia, segera diperiksakan ke dokter terdekat. Hal itu sebagai upaya mendeteksi secara dini gejala apa saja yang disebabkan terjadinya perubahan kondisi fisik bagi anak-anak. Dalam bulan ini, Dinkes mencatat hingga hari ini terdapat 52 pasien DBD yang dirawat di rumah sakit, sedangkan yang meninggal dunia ada 2 pasien. Satu warga Plumpang, Kecamatan Sukodadi dan satunya lagi warga Desa Nggelap Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan. "Kedua pasien meninggal itu disebabkan oleh virus DBD dengan type Dengue Shock Syndrome (DSS),"pungkasnya. jir
Tag :

Berita Terbaru

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian Indio di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – "No results can define me, no failure can erase me, and no expectations can define who I am." Prinsip hidup mendalam ini menjadi p…