Kakek 70 Tahun Menikahi Gadis 28 Tahun di Sulawesi Barat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Pernikahan dengan perbedaan usia yang cukup jauh kembali terjadia di Indonesia, kali ini di Mamuju, Sulawesi Barat. Dilansir dari akun Instagram @makassar_iinfo, seorang kakek berusia 70 tahun menikahi wanita berusia 28 tahun. "Lagi-lagi pernikahan terpaut usia terjadi, kali ini kakek berusia 70 tahun dengan wanita berumur 28 tahun, di Pontanakayang Mamuju Tengah, Sulbar. si wanita berkata tak masalah tua, itu hanya angka saja, yang jelas kesetiaan.. Pernikahan ini terjadi kemarin, 18 Januari 2019," begitu bunyi keterangan yang ditulis dalam unggahan @makassar_iinfo pada Sabtu (20/1/2019). Pernikahan terpaut usia 42 tahun ini terjadi di Pontanakayang, Mamuju, Sulawesi Barat pada Jumat (18/1/2019). Dalam unggahan itu tampak keduanya tengah menggelar acara pernikahan secara sederhana di sebuah rumah. Kedua mempelai mengenakan pakaian pengantin khas Sulawesi Barat dengan warna senada. Mempelai wanita mengenakan baju pengantin warna merah emas, berjilbab lengkap dengan hiasan di kepalanya. Begitu pula dengan mempelai laki-laki yang mengenakan baju pengantin warna senada serta peci hitam di kepalanya. Di belakang kedua mempelai pengantin ini terlihat ada rombongan keluarga yang mendampingi langkah mereka. Meski usianya sudah tak lagi muda, namun sang kakek terlihat masih bisa berjalan tegak di samping istrinya. Bahkan, ia sempat terlihat menggandeng tangan istrinya yang sering kali menunduk karena menghindari jepretan kamera. Namun, hingga saat ini belum diketahui identitas kedua pasangan ini. Selain itu, belum diketahui pula alasan sang gadis muda mau dipersunting oleh kakek usia 70 tahun. Konon mempelai perempuan yang masih 28 tahun tidak memperdulikan selisih usianya yang sang suami alias kakek 70 tahun itu. Baginya selisih usia hanya sebuah angka yang tak perlu dipermasalahkan. Gadis muda ini hanya mementingkan kesetiaan sang kakek kepadanya untuk dijadikan pasangan hidup. Sebelumnya, pernikahan dengan perbedaan umur yang cukup jauh juga pernah terjadi di Bogor, Jawa Barat. Ade Irawan dan Manih adalah pasangan suami-istri yang memiliki perbedaan usia hampir 50 tahun. Ade Irawan (28) dan Manih (78) diketahui tinggal di Kampung Cipicung RT 11/4, Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Kisah cinta mereka berawal saat Ade melihat Manih pulang dari warung kelontong. Kemudian Ade sering menawarkan diri untuk mengantar pulang. Masa penjajakan pun dimulai, Ade sering datang ke rumah Minah yang masih satu kampung. Bahkan, RW dan warga setempat pun sempat menaruh rasa curiga terhadap Ade. Meski demikian, Ade akhirnya mengungkapkan kepada warga setempat bahwa dirinya benar-benar menyukai Manih dan ingin menikahinya. "Tidak pacaran tapi saya main ke rumahnya hampir setiap hari, kemudian di hari ke empat didatangi RW, saya ditanya serius atau cuma main-main, saya jawab serius," ungkapnya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (11/6/2018). Setelah memasuki masa pendekatan, akhirnya Ade dan Manih memutuskan untuk menikah. Pernikahan mereka dilaksanakan pada September 2017 silam. Beberapa bulan setelah menikah, Manih diketahui tengah hamil tujuh bulan. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh sang suami. "Iya sudah tujuh bulan, sejauh ini ke bidan sudah periksa tiga kali, kemudian ke paraji juga sudah tiga kali," kata Ade.
Tag :

Berita Terbaru

Isu AHY di Pusaran MBG, Emil Dardak Pastikan Kader Demokrat Jatim Tidak Percaya

Isu AHY di Pusaran MBG, Emil Dardak Pastikan Kader Demokrat Jatim Tidak Percaya

Sabtu, 13 Jun 2026 20:44 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mencuatnya Nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di persoalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat kader di Jawa Timur ikut…

Peringati Bulan Bung Karno, PDIP Surabaya Siapkan Cetak Pemimpin Muda dari Gen Z

Peringati Bulan Bung Karno, PDIP Surabaya Siapkan Cetak Pemimpin Muda dari Gen Z

Sabtu, 13 Jun 2026 16:36 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 16:36 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya - Menghadapi tantangan baru era politik digital menjadi perhatian PDI Perjuangan Kota Surabaya dalam rangkaian Peringatan Bung Karno…

Semarak HUT ke-108 Kota Mojokerto, Warga Prajurit Kulon Gelar Senam Bersama

Semarak HUT ke-108 Kota Mojokerto, Warga Prajurit Kulon Gelar Senam Bersama

Sabtu, 13 Jun 2026 12:36 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 12:36 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Semangat hidup sehat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-108 Kota Mojokerto melalui kegiatan Senam Bersama yang digelar K…

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Acara pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Sidoarjo kelas IX angkatan ke-41 tahun 2026 depan halaman sekolah oleh Kepala SMP Negeri 1…

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan Seleksi dan Pelantikan Pramuka Garuda tingkat Penggalang, P…

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menjelang peringatan 1 Muharram yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah agresif untuk menjaga…