Banjir Bandang Landa Paciran, Sejumlah Rumah dan Lembaga Pendidikan Terenda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Intensitas hujan yang tinggi di Lamongan beberapa hari ini berdampak. Banjir bandang terjadi di wilayah Paciran, sejumlah rumah dan lembaga pendidikan di wilayah Pantura ikut terendam banjir dengan ketinggian bervariatif mulai selutut hingga seleher orang dewasa Senin, (28/1/2019). Informasi yang dihimpun Surabaya Pagi menyebutkan, banjir bandang yang melanda wilayah Paciran ini terparah dalam 6 tahun terakhir ini. Bahkan Perumahan Graha Indah yang ada di Desa Kranji Kec Paciran, sebelah selatan Makam Sunan Drajat nyaris tenggelam. Banjir yang melanda di Perumahan ini rata - rata selutut hingga seleher orang dewasa. Sebagian warga peghuni perumahan kejebak tidak bisa keluar rumah, sebagian ditinggalkan oleh penghuninya keluar rumah karena beraktivitas. "Baru kali ini banjir terparah dalam enam tahun belakangan, meski setiap tahun di perumahan ini selalu banjir," kata Rony Sumitro warga Perum Graha Indah Paciran. Banjir kiriman dari wilayah selatan desa Dagan Banyumbang Solokuro dan sekitarnya itu kata Rony, terjadi pada pukul 09.00 Wib. Air datang begitu cepat setelah sehingga Kali Luwuk yang ada disebelah barang Perumahan tidak bisa menampung dan melebar ke area perumahan. "Kalau wilayah selatan hujan, apalagi hujannya intensitasnya tinggi akan terjadi banjir seperti ini," kata Rony menambahkan. Terpisah Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Suprapto membenarkan adanya banjir bandang di wilayah Paciran ini. Banjir kali ini kata dia, selain merendam rumah jalan desa juga beberapa lembaga pendidikan dan tempat ibadah. Di Perumahan Graha Indah Paciran kata Prapto panggilan akrab Suprapto ada 180 rumah terendam. Sebanyak 120 rumah di blok D, dan 60 rumah di Blok C, dan jalan antar desa juga terputus. Sementara untuk lembaga pendidikan yang terendam di bagian halaman dari laporan tim TRC BPBD Lamongan terdapat dua lembaga. Tapi banjir kiriman bandang ini akan cepat surut, biasanya antara 2-3 jam. "Ini banjir bandang akan cepat surut kok," terangnya. Meski demikian lanjutnya, pihaknya sudah menerjunkan tim TRC, jajaran Kecamatan Paciran, Pemadam kebakaran, Satpol PP dan relawan BPBD Lamongan sudah ada di lapangan, untuk melakukan langkah-langkah, salah satunya menevakuasi kelompok rentan (anak-anak dan lansia), dan mengevakuasi warga yang terjebak di rumah. Pihaknya juga sudah mengirimkan 2 perahu karet untuk membantu evakuasi warga ini. Disinggung kerugian dalam bencana ia belum bisa menghitungnya. "Yang jelas kerugian atas musibah banjir khususnya di Perum Graha Indah Paciran cukup lumayan," terangnya. Informasi dari warga sejumlah perabot rumah tangga dan barang elektronik tv kulkas, tipe recorder, dan sejenisnya banyak yang terendam. "Kita pasnya belum menghitung tapi kerugian atas kejadian banjir kali ini di Perum Graha Indah yang paling besar, barang-barang elektronik banyak yang ikut terendam, bahkan ada yang ikut terhanyut," pungkasnya. jir
Tag :

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…