Tahun ini, Dipastikan 2.763 Berkas Terselesaikan

Respon Keluhan Warga, Ketua DPRD Sidak BPN II

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Banyaknya keluhan warga atas lambannya proses sertifikasi tanah di Surabaya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Kota Surabaya Ir Armuji mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) II Surabaya di Jl. Krembangan Barat, Surabaya, Rabu (30/1) lalu. Inspeksi mendadak (sidak) ini merupakan tindak lanjut atas keluhan warga tentang sertifikat tanah yang tak kunjung diterima warga. Dalam melakukan sidak ke BPN Surabaya II ini, Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji mengikutsertakan Komisi A. Diantaranya, Ketua Komisi A Herlina Harsono Njoto dan beberapa anggotanya, seperti Naniek Zulfiani, Budi Leksono, Ghofar Ismail, Luthfiyah, Elok Cahyani dan Pertiwi Ayu Khrisna. Rombongan DPRD Surabaya tiba di BPN Surabaya II pukul 10.00 WIB, langsung disambut Kepala BPN II Wasis Suntoro yang didampingi sejumlah pejabatnya. Armuji mengatakan selama ini banyak masyarakat mengadu ke DPRD perihal proses sertifikat tanahnya sulit. Terutama mengenai proses yang tak kunjung selesai. Seperti kelurahan masyarakat lingkungan Dukuh Setro dan Morokrembangan. “Soal jangka waktu pengurusan kan yang paling tahu BPN. Jadi, daripada kami salah menjawab, kami menanyakan langsung ke pihak terkait. Supaya nanti jika ada pengaduan, kami bisa langsung memberikan jawaban bagi mereka,” kata Armuji. Kedatangannya ke BPN II untuk menanyakan secara langsung terkait keresahan tersebut. Pasalnya, perihal pengurusan sertifikat tanah, DPRD tak begitu paham duduk permasalahannya. Dalam pertemuan kedua pihak bertukar pikiran perihal masalah yang banyak dialami warga dalam sertfikasi tanah. “Belakangan banyak yang mengeluhkan tentang sertifikasi tanah, terutama warga Dukuh Setro dan Morokrembangan. Nah, sebenarnya apa yang membuat sertifikasi tanah itu sangat lamban hingga setahun lebih?,” tanya Cak Ji, sapaan akrab Armuji. Kepala BPN Surabaya II Wasis Suntoro menjelaskan, untuk mengurus sertifikasi tanah memang membutuhkan waktu tidak sebentar. BPN mengaku cukup kewalahan, pasalnya terdapat dua program pensertifikasian yang digunakan masyarakat. “Dengan dua program tersebut yakni Sertifikat Massal Swadaya (SMS) dan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). SMS merupakan program nasional yang dicanangkan pada 2016. Tentu saja, masyarakat yang mengajukan sertifikasi membludak,” ungkap Wasis di hadapan pimpiman dan anggota DPRD kota Surabaya. Wasis melanjutkan, sepanjang 2018, jumlah pengajuan sertifikasi lewat program SMS yang terdata dalam aplikasi adalah 2.763 berkas. Sebanyak 1.244 telah dirampungkan dan tersisa 1.519 dengan rincian 497 diumumkan, 482 dalam proses, dan 540 sedang dilacak ke area tanahnya. Dengan usaha yang maksimal, selama rentang waktu 4 bulan terakhir ini BPN II juga sukses menyelesaikan sertifikasi 491 bidang. ”Masyarakat RW 5 Morokrembangan yang mengajukan sertifikasi tanah kini telah dalam tahap penyelesaian,” terang Wasis. Wasis memastikan pihaknya bekerja maksimal untuk menuntaskan dengan cepat. Apalagi, cukup banyak kuota permintaan sertifikasi tahun ini. Yakni, 8.000 kuota sertifikasi tanah. Wasis menjabarkan, 7.000 diantaranya bakal didistribusikan untuk Tambak Wedi dan Dukuh Setro. “Kami sudah semaksimal mungkin untuk melakukan sertifikasi dan menyelesaikan ratusan berkas lainnya yang belum tuntas,” papar dia. Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto menanyakan kepastian penyelesaian program SMS yang banyak dipertanyakan warga. Dari total jumlah 2.763 berkas, banyak yang masih belum terjamah. “Kami yang berhadapan langsung dengan masyarakat jadi bingung bagaimana harus menjawab. Sekarang saya tanyakan langsung pada BPN, kira-kira bisa diselesaikan kapan? Agar kami punya jawaban yang pasti pada mereka,” ungkap Herlina. Selain Herlina mendorong untuk segera menuntaskan. Sebab, selama ini masyarakat berkali-kali menanyakan sertifikasinya pada DPRD. Wasis memastikan, tahun ini 2.763 berkas tersebut bakal selesai. Meskipun harus bekerja keras karena berbagai keterbatasan, Wasis akan mengusahakan semua urusan tuntas. “Tahun ini kami bakal selesaikan sertifikat warga yang mengikuti program SMS. Semoga di atas keterbatasan ini, kami bisa lancar memenuhi keinginan warga,” ujar Wasis. (Adv/Alq)
Tag :

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…