China Tolak Ikut Kontrol Perjanjian Senjata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, China - Pemerintah China menolak ajakan Kanselir Jerman Angela Merkel untuk ikut mengontrol perjanjian senjata era Perang Dingin, di mana Amerika Serikat (AS) mengancam keluar setelah menuduh Rusia melakukan pelanggaran. China berpendapat bahwa seruan tersebut akan memberi batasan yang tidak adil bagi militernya, atau dengan kata lain memaksa Beijing untuk satu suara dalam kontrol senjata, lapor beberapa sumber kepada kantor berita AFP. Seruan Merkel bukan tanpa alasan. Jerman khawatir perlombaan senjata nuklir antara China, Rusia dan AS akan kian memanas, menyusul keluarnya Washington dari perjanjian Angkatan Nuklir Jangka Menengah (INF). "Perlucutan senjata adalah sesuatu yang menjadi perhatian kita semua, dan tentu saja kita akan senang jika pembicaraan seperti itu dilakukan tidak hanya antara Amerika Serikat, Eropa dan Rusia tetapi juga dengan China," ujar Merkel di tengah pidatonya pada Konferensi Keamanan Munich. Seruan Merkel untuk melibatkan Beijing dalam negosiasi terkait, menurut para diplomat NATO, adalah jalan keluar potensial dari kebuntuan akibat kekhawatiran AS terhadap ancaman militer dari China dan Rusia. Tetapi salah seorang diplomat top China, Yang Jiechi, yang turut berbicara di panel keamanan di Munich, mengatakan bahwa rudal buatan negaranya bersifat defensif. "China mengembangkan kemampuannya secara ketat sesuai dengan kebutuhan pertahanannya, dan tidak menimbulkan ancaman bagi orang lain. Jadi kami menentang multilateralisasi INF," katanya. Ambisi yang dinyatakan China adalah memodernisasi Tentara Pembebasan Rakyat pada 2035, meningkatkan angkatan udara dan pelaksanaan teknologi baru, termasuk rudal jelajah berkecepatan sangat tinggi dan kecerdasan buatan. Menurut Institut Internasional untuk Studi Keamanan (IISS), yang berbasis di London, anggaran pertahanan China telah tumbuh hampir enam persen antara 2017 dan 2018.
Tag :

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …