Petani Mojokerto dan Surabaya Panen Cabai, Harga Malah Merosot

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Mojokerto - Panen raya cabe di sejumlah wilayah di Mojokerto dan Surabaya, membuat harga cabai di tingkat petani menurun drastis. Hingga Jumat (22/2/2019), harga cabai di tingkat petani hanya sekitar Rp9 ribu padahal harga normalnya adalah Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per kilogram. Petani cabai rawit di Desa Temuireng Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto, mengeluh dengan murahnya harga cabai saat musim panen raya di awal tahun 2019 ini. Kasto salah seorang petani mengatakan, penurunan harga cabai awal tahun 2019 ini tidak lazim. Tahun ini harganya turun drastis kisaran antara Rp10 ribu sampai Rp12 ribu, padahal harga cabai sebelum ini sempat tembus Rp50 ribu per kilogram di tingkat pengecer. Para petani juga mengeluhkan, harga jual cabai saat ini tidak sesuai dengan biaya tanam, ditambah lagi dengan beberapa lahan yang terserang hama. "Kerugian petani semakin terpuruk dan hasilnya tidak bisa dipakai untuk biaya tanam selanjutnya," kata Kasto Sementara petani di Kelurahan Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, , panen cabai sejak awal bulan Februari namun terjual dengan harga yang tergolong murah di pasar. "Harganya naik-turun sejak pekan lalu. Seperti hari Rabu kemarin dihargai Rp7 ribu per kilogram, kemarin naik jadi Rp9 ribu dan hari ini Rp10 ribu," kata Fatimah, salah seorang petani saat memanen cabai, Jumat (22/2/2019). Para petani setempat menjual cabai hasil panennya kepada tengkulak. "Ada banyak tengkulak yang bersedia membeli di sini," ujar nenek berusia 63 tahun itu. Dia menjelaskan seluruh petani di Sumur Welut Surabaya mulai menanam cabai sejak awal musim hujan di bulan November 2018 lalu. "Di luar musim hujan kami tidak menanam karena tidak ada air, tanahnya kering," katanya. Menurut Fatimah, rata-rata petani di Kelurahan Sumur Welut memilih menjual sawahnya karena sudah tidak tahan dengan hasil panennya yang sering kali laku murah di pasar. "Seperti sekarang ini, cabai cuma laku Rp7 ribu hingga 9 ribu perkilogram. Dulu ketika harganya sampai Rp110ribu perkilogram, cabai yang kami tanam justru tidak tumbuh," ucapnya. Belum lagi ketika hasil panennya rusak. Dia menunjuk pada sejumlah cabai hasil panennya yang terlihat kurang sehat dan hanya dihargai Rp3 ribu di tangan tengkulak namun bisa laku seharga Rp11 ribu hingga 12 ribu di pasar. Namun sejumlah petani di Kelurahan Sumur Welut Surabaya mengaku masih bertahan mengelola sawah meski kebanyakan hasil panennya laku dengan harga murah di pasar. Mj-01
Tag :

Berita Terbaru

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Fenomena harga plastik di beberapa daerah mengalami kenaikan yang signifikan. Salah satunya di Magetan, Jawa Timur. Bahkan tak…

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Harga Aspal Melonjak 20 Persen, Pemkab Ponorogo Bakal Pangkas Target Perbaikan Jalan

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena kenaikan harga aspal hingga mencapai 20 persen, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur mulai…

BPBD Ingatkan Dampak El Nino, Rawan Kebakaran di Kawasan Perbukitan Jombang

BPBD Ingatkan Dampak El Nino, Rawan Kebakaran di Kawasan Perbukitan Jombang

Senin, 20 Apr 2026 13:17 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Dalam rangka mengantisipasi menjelang dampak El Nino, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang bergerak cepat memperkuat…

Dalam Sepekan, Pemkab Jember Target Tuntaskan Verifikasi Data Kemiskinan Selesai 100 Persen

Dalam Sepekan, Pemkab Jember Target Tuntaskan Verifikasi Data Kemiskinan Selesai 100 Persen

Senin, 20 Apr 2026 13:06 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam rangka mengatasi angka kemiskinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur mengambil langkah progresif untuk terjun…

Pemkab Madiun Ajak Warga Bersih Sehat Lewat Program ‘Selamat Asri’

Pemkab Madiun Ajak Warga Bersih Sehat Lewat Program ‘Selamat Asri’

Senin, 20 Apr 2026 12:57 WIB

Senin, 20 Apr 2026 12:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka mendukung dan menyinkronkan instruksi dari Prabowo Subianto terkait program kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Bupati Probolinggo Imbau ASN dan Pelaksana Program MBG Tak Pakai LPG 3 Kg

Bupati Probolinggo Imbau ASN dan Pelaksana Program MBG Tak Pakai LPG 3 Kg

Senin, 20 Apr 2026 12:46 WIB

Senin, 20 Apr 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menindaklanjuti stok gas subsidi khusus bagi masyarakat miskin yang mulai langka di berbagai daerah. Kini, Bupati Probolinggo…