Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Cinta

Bikin Anak Betah di Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Sejumlah pelajar mengerjakan tugas dari guru SMP Sekolah Cikal kawasan Lontar Surabaya, Jawa Timur, Rabu (06/03). Bagi seorang pelajar, bersekolah mungkin bisa menjadi beban sehingga malas untuk berangkat ke sekolah, bahkan sampai ada yang lebih suka membolos. Hal itu hampir tidak dijumpai di Sekolah Cikal Surabaya. Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Cinta Keluarga Jakarta ini, justru membebaskan kemauan siswanya. Bagi siswa yang hobby dunia seni, mereka bisa memanfaatkan sejumlah fasilitas di laboratorium seni seperti studio musik, melukis hingga bisa rekaman sendiri yang bisa diunggah ke media sosial. Bela siswi SMP Cikal Surabaya, mengatakan bersekolah di Cikal berbeda dengan sebelumnya saat dia sekolah di Sidoarjo. Ia bisa mengikuti pelajaran dengan santai dan menyenangkan. Sepulang sekolah, Bela tidak harus mengerjakan tugas-tugas karena semuanya sudah selesai di kelas. "Disini belajar lebih santai tapi tetap serius dan kita bisa lebih berkreasi," ujar Bela kepada sindonews.com sambil menyelesaikan desain animasi diruang kelas SD Cikal Surabaya, Rabu (06/03/2019). Kehadiran sekolah yang berada di kawasan Jalan Lontar ini, cukup memberikan angin segar bagi warga Kota Surabaya. Meskipun bukan sekolah internasional, namun Cikal berhasil menggabungkan kurikulum internasional dan nasional dalam sistem pembelajarannya. Cikal merupakan sekolah nasional yang mendapat akreditasi International Baccaulaureate (IB). Direktur Sekolah Cikal Surabaya, Rati Saraswati mengatakan Sekolah Cikal sangat menghargai perbedaan, kemauan dan kebutuhan anak serta melibatkan keluarga. "Bahwa orangtua itu tahu mereka adalah satu faktor suksesnya anak-anak belajar di sekolah," lanjutnya. "Anak-anak itu harus bisa mengatur belajarnya sendiri. Mereka tahu apa yang harus dikerjakan dan harus diselesaikan. Jadi mengatur diri sendiri itu menjadi kelebihan Cikal," papar Saraswati. Untuk kurikulum, lanjut Saraswati, Cikal tetap memakai kurikulum nasional yakni Kurikulum 2013, hanya saja cara pendekatan pada siswa yang berbeda. "Karena anak-anak disinikan tidak selamanya di Cikal, mungkin bisa saja nanti dia SMP dan SMA nya diluar biar tidak ada masalah," tegasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…