Hyundai Tunda Produksi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Produsen mobil Korea Selatan, Hyundai Motor Co sedang mempertimbangkan rencana untuk menunda produksi di pabrik mereka yang ada di China. Hal ini karena penjualan yang jatuh dan kelebihan kapasitas besar-besaran di pasar China. Hyundai bersama KIA Motors merupakan produsen mobil nomor tiga dengan penjualan terbesar di China hingga 2016. Namun, kini Hyundai dan KIA menghadapi risiko besar dari perlambatan industri China meski keduanya sudah berjuang untuk menangkis persaingan dari rival China dan produsen mobil global. "Hyundai Motor sedang meninjau ulang produksinya untuk meningkatkan daya saing dan profitabilitas," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, Rabu (6/3). Perusahaan, yang memiliki tiga pabrik di Beijing ini, mengatakan belum memutuskan kapan penangguhan produksi akan dimulai. Namun, surat kabar Korea Economic Daily melaporkan bahwa penangguhan dapat dimulai paling cepat bulan depan. Seluruh pabrik Hyundai di China yang berjumlah lima dioperasikan oleh perusahaan patungan China dengan BAIC Motor Corp, di mana sekitar 2.000 karyawan telah mengambil pensiun sukarela atau dipindahkan ke pabrik lain, kata pernyataan itu. Saham Hyundai Motor naik sebanyak 3,6 persen pada perdagangan Kamis (7/3). “Pandangan saya adalah Hyundai mengambil langkah untuk menutup pabrik. Perusahaan telah lama tertekan untuk melakukan penutupan, dan itu positif bahwa mereka akhirnya mengambil tindakan," kata analis Samsung Securities, Esther Yim. Menurut Yim, sedan Sonata yang didesain ulang Hyundai, yang diluncurkan pada Rabu (6/3) lalu, telah memberi harapan bahwa Hyundai akan dapat memperoleh kembali posisi di segmen sedan andalannya. Penjualan Hyundai di China hanya setengah dari total kapasitas produksi di negara itu tahun lalu. Industri mobil China telah melambat setelah periode pertumbuhan yang kuat. Kondisi ini tidak terkepas dari melemahnya ekonomi China dan dampak dari gesekan perdagangan dengan Amerika Serikat. Bagi Hyundai, masalahnya telah diperburuk oleh pertikaian diplomatik antara Seoul dan Beijing yang menekan permintaan akan produk Korsel di China. "Kurangnya model yang menarik dan branding yang kuat juga membuat Hyundai rentan terhadap persaingan dari pembuat mobil China dan global," kata para analis dan dealer. Hyundai akan mulai memproduksi SUV ix25 baru di pabrik terbarunya di Chongqing mulai September. Namun menurut seorang sumber, CEO Hyundai Motor Lee Won-hee pekan lalu mengatakan perusahaan sedang mempertimbangkan pengurangan kapasitas produksi di China.
Tag :

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…