Pejabat China Dianggap Biasa Melakukan Plagiat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Pajabat tinggi Partai Komunis China melakukan plagiat dalam penyusunan tesis akademis mereka. Laporan itu adalah hasil temuan dari kantor berita AFP. Seorang mantan wakil presiden, hakim mahkamah agung, pejabat keamanan, dan ketua partai di Xinjiang diketahui termasuk mereka yang menyalin karya orang lain tanpa menyebut sumber kutipannya. Tahun lalu Dewan Negara atau Kabinet China merilis buat pertama kalinya panduan untuk meningkatkan integritas akademis setelah banyak muncul kasus plagiarisme dan mereka yang melanggar diancam hukuman berat. Bulan lalu Akademi Perfilman Beijing mencabut penghargaan kepada aktor populer Zhai Tianlin setelah dia diketahui pernah menyalin karya orang lain ketika akan lulus dari bangku kuliah. Skandal itu sempat ramai diperbincangkan di media sosial China. AFP kemudian meneliti karya tesis dari 12 pemegang gelar master dan doktor para pejabat China yang tersedia dalam basis data di kementerian pendidikan dan ilmu pengetahuan. Dari 12 itu ternyata ada enam kasus tesis yang mengutip karya orang lain tanpa menyebut sumber. Kualifikasi pendidikan biasanya terkait dengan promosi jabatan di dalam partai. Skandal Zhai Tianlin muncul pada Agustus tahun lalu ketika dalam sebuah video siaran langsung dia mengatakan tidak tahu soal basis data Infrastruktur Pengetahuan Nasional China, perpustakaan daring di Negeri Tirai Bambu. "Para pejabat universitas semua tahu soal ini karena juga adalah pejabat pemerintah. Mereka berasal dari tempat yang sama," ujar Li Datong, mantan editor China Youth Daily. "Ijazahnya sih asli, bukan beli di pinggir jalan, tapi isinya palsu. Praktis semacam ini sudah lazim di kalangan para pejabat," kata Li. AFP menganalisis sejumlah tesis dengan perangkat lunak khusus untuk mendeteksi plagiarisme. Dari enam pejabat yang melakukan plagiat itu tidak satu pun yang bisa dimintai komentar atau tanggapan oleh AFP atas masalah ini. Karya plagiat juga ditemukan pada disertasi doktoral Chen Quanguo, anggota elit Politburo Partai Komunis China dan pejabat top di Xinjiang. Chen adalah sosok tokoh politik yang tengah meroket namanya. Tesisnya yang berjudul "Penelitian Terhadap Hubungan antara Akumulasi Modal Manusia dan Pembangunan Ekonomi di China Tengah" memuat lebih dari 60 paragraf hasil salinan dari karya orang lain. Bab Pembukaan dari tesis Chen adalah salinan persis kata per kata dari tesis 2002 berjudul "Analisis Ekonomi Modal Manusia" yang ditulis Mo Zhihong untuk Akademi Ilmu Pengetahual Sosial China. Chen lulus dari Universitas Teknologi Wuhan pada 2004. Pihak kampus tidak menanggapi permintaan komentar dari AFP soal ini. Wakil Presiden China Li Yuanchao yang menjabat pada 2013 hingga 2018 menulis disertasi doktor berjudul "Sejumlah Masalah dalam Produksi Seni dan Budaya Sosialis" pada 1998. Dalam karyanya ada 20 paragraf yang mirip dengan tesis pada 1991 berjudul ’Perlunya Budaya dan Spiritual dalam Kumpulan Masyarakat Sosialis" karya Zhang Mingeng. Pada 2004, tesis doktoral wakil presiden Mahkamah Agung Rakyat, Zhang Shuyuan, memuat puluhan paragraf yang sama dengan disertai yang pernah ditulis Tan Wei setahun sebelumnya berjudul "Sistem Dan Teori Pengadilan Ulang Kriminal".
Tag :

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…