Dolar AS Terkerek Isu Tensi Perang Dagang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Indeks dolar Amerika Serikat (AS) bergerak positif pada perdagangan Rabu (20/3/2019), didorong laporan ketegangan baru dalam negosiasi perdagangan antara AS dan China. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia naik 0,096 poin atau 0,10 persen ke level 96,479 pada pukul 10.28 WIB dari level penutupan sebelumnya. Pada perdagangan Selasa (19/3/2019), indeks dolar ditutup melemah 0,15 persen atau 0,141 poin di level 96,383. Indeks mulai berupaya bangkit dari pelemahannya ketika dibuka naik tipis 0,015 poin atau 0,02 persen di level 96,398 kemarin. Bangkitnya dolar AS terhadap sebagian besar mata uang lainnya didorong laporan ketegangan baru dalam negosiasi perdagangan antara AS dan China. Tensi tersebut pun mendukung pembelian untuk dolar AS yang memiliki sifat sebagai aset safe haven. Sejumlah pejabat pemerintah AS mengungkapkan kekhawatiran bahwa China bereaksi negatif atas permintaan AS dalam perundingan perdagangan. “Apa yang disesuaikan dari pasar global adalah gagasan bahwa kita akan melihat resolusi negatif untuk perundingan perdagangan,” ujar Chris Weston, kepala riset di Pepperstone, Melbourne. “Hal terakhir yang perlu kita lihat saat ini adalah peningkatan ketegangan yang menunjukkan adanya kemungkinan tinggi bahwa AS akan menetapkan tarif sebesar 25 persen pada [impor barang-barang China] senilai US$200 miliar,” tambahnya. Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin dikabarkan berencana mengunjungi China pekan depan untuk mengadakan putaran baru negosiasi perdagangan dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He. Meski demikian, kenaikan dolar AS tampak dibatasi sentimen pertemuan kebijakan moneter bank sentral AS Federal Reserve yang dijadwalkan berakhir hari ini (Rabu, 20/3) waktu setempat. The Fed diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku bunga acuannya di 2,25 persen - 2,50 persen. Investor juga menantikan petunjuk apakah otoritas moneter AS tersebut akan menegaskan komitmennya untuk bersabar soal kenaikan suku bunga.
Tag :

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…