Dia pun menuai hujatan dari para warganet sejagat

Demi Konten Penerbangan First Class, Emak Blogger Ini Tega Telantarkan 2 Pu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Menjadi seorang pencipta konten itu memang seringkali tidak mudah. Banyak gangguan dan hambatan saat tengah mewujudkan sebuah konten yang menarik. Sebagian di atara para narablog itu bahkan rela melakukan apa saja demi konten terbaik, seperti yang dilakukan oleh seorang emak blogger yang bernama Naomi Isted ini. Media Britania Raya, The Sun (28/3) mewartakan, Naomi Isted merupakan seorang narablog yang dibayar untuk melakukan perjalanan wisata ke berbagai tempat di seluruh dunia. Sebagai gantinya, Naomi menuliskan pengalamannya berlibur sambil menyisipkan sponsor yang membiayai. Walau begitu, saat menjalankan profesinya sebagai seorang blogger, Naomi merupakan pribadi yang totalitas. Terakhir, dia dilaporkan tega meninggalkan dua putrinya yang masing-masing berusia 9 tahun dan 4 tahun di kelas ekonomi, sementara dirinya berada di kelas pertama (first class) dalam sebuah penerbangan 10 jam dari Essex, Inggris menuju Karibia. |Menghetahui hal ini, jagat warganet murka dengan menyebut Naomi sebagai sosok individualis sekaligus tidak bertanggungkjawab. Walau begitu, Naomi tetap bersikukuh bahwa yang dilakukannya itu sudah semestinya dilakoni. Selain itu, Naomi juga menyebut yang dilakukannya itu merupakan pelajaran bagi anak-anaknya. Naomi sendiri bahkan mengaku telah menjalani profesi sebagai narablog wisata mewah selama lima sampai enam tahun terakhir. Selama itu pula, dia juga mengaku tidak pernah merasa bersalah karena tempat duduknya di pesawat kelasnya lebih tinggi. "Saya yakin beberapa orang akan berpikir ’oh my God’ tetapi jika Anda berada dalam posisi di mana Anda memiliki peluang semacam ini, bagaimana Anda akan mengajari anak-anak Anda nilai uang?" tutur Naomi membela diri. "Anak-anak mengerti bahwa ini adalah pekerjaan saya dan mengapa saya berada di kelas satu, sementara mereka berada di ekonomi. Karena kerja keras membawa imbalan."
Tag :

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…