Banjir Rendam Dua Kecamatan di Kabupaten Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jombang - Dua kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang Jawa Timur terendam banjir akibat hujan. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama kurang lebih tiga jam berturut-turut. Dari data yang dihimpun, Dua kecamatan tersebut yakni Mojoagung dan Sumobito. Di Kecamatan Mojoagung banjir meremdam empat desa yakni, Desa Kademangan, Tanggalrejo, Betek dan Sanan. Sedangkan di Kecamatan Sumobito Banjir merendam di Dua Desa yakni Desa Palrejo dan Balongsono. Ketinggian air bervariasi mulai dari 50 cm hingga kedalaman 1,5 M. Kondisi terparah terletak di Desa Kademangan tepatnya di Dusun Kebondalem ketinggian air hingga 1,5. Komendan Kodim 0814 Jombang, Letkol Arm Beni Sutrisno mengatakan banjir mulai melanda sejak pukul 02.00 WIB, dini hari dan sejak pukul 07.00 sudah mulai surut. "Kondisi saat ini banjir yang ada di kecamatan Mojoagung sudah mulai berangsur-angsur surut, dan diperkirakan nanti saat siang hari sudah tidak ada air yang menggenang di kecamatan Mojoagung,"Ujarnya saat meninjau langsung lokasi banjir. Selasa 9 April 2019. Ia menambahkan, selain hujan hujan deras yang mengguyur wilayah kecamatan Mojoagung, banjir juga disebabkan luapan Sungai Gunting yang ada dikecematan Tersebut. "Tingginya curah hujan sehingga membuat sungai gunting tak mampu menampung debit air dan akhirnya meluap dan terjadilah banjir,"Imbuhnya. Selain itu berdasarkan pantauan anggota di lapangan banjir akan sudah mulai surut pada siang hari karena saat ini kondisi wilayah yang berkenan sudah mulai berkurang terutama di kecamatan Mojoagung. "Diperkirakan siang ini banjir sudah tidak ada lagi di kecamatan Mojoagung dan akan mengarah ke barat,"Tandasnya. nur
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…