Cara Menyikat Gigi yang Salah Dapat Mengakibatkan Bau Mulut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com – Kebanyakan orang menyikat gigi sebanyak 2x dalam sehari pada pagi dan malam hari.Banyak yang beranggapan bahwa menyikat gigi merupakan cara yang ampuh untuk membersihkan gigi dan menghilangkan bau mulut. Namun, banyak masyarakat yang juga sering keliru dalam menggunakan sikat gigi. Hal itu diungkapkan oleh Drg. Andy Wirahadikusuma, Sp. Pros, dalam Sensitive Expert Talks di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Selasa 9 April 2019. "Itu banyak sekali di masyarakat di Indonesia, oh saya sikat gigi sepuluh hari sekali, tapi kok gigi berlubang sensitif atau mulut tetap bau. Itu banyak yang datang ke tempat saya," ungkap Andy. Setelah dilakukan diagnosa, ternyata sikat gigi yang digunakan tidak tepat. Banyak masyarakat yang menggunakan sikat gigi dengan bulu yang kasar. Ini menyebabkan gigi menjadi sensitif. "Harusnya, mereka pakai sikat gigi yang berbulu halus dan cara menyikatnya ada caranya. Caranya, selain giginya, kita harus menyikat sedikit leher dari perbatasan antara gigi dan gusi," ungkap Andy. Dia mengatakan, banyak masyarakat menganggap bahwa sikat gigi hanyalah pada bagian giginya. Padahal, bagian perbatasan antara gigi dan gusi yang berwarna pink juga harus disikat. "Karena, plak justru menempel di leher tersebut, itu kalau didiamkan dalam waktu agak lama bisa menyebabkan karang. Itu dari yang tadinya lunak, malah menjadi keras," kata dia. Jika sudah demikian, plak itu sudah susah dihilangkan dengan sikat gigi. Sehingga, harus ke dokter gigi untuk membersihkan karang gigi tadi.
Tag :

Berita Terbaru

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 628 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya …

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…