Tuntutan Subsidi oleh China, AS Mulai Melunak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Negosiator Amerika Serikat (AS) melunakkan tuntutannya kepada China terkait subsidi industri sebagai syarat untuk mencapai kesepakatan perdagangan. Pihak AS masih kesulitan untuk bisa membuat China menghentikan subsidi ke sejumlah sektor industri. Hal tersebut menandai mundurnya salah satu tujuan utama Amerika Serikat dalam pembicaraan perdagangan antara kedua negara. Dua negara dengan ekonomi terbesar dunia tersebut sudah berada dalam perang dagang selama sembilan bulan terakhir. Kondisi ini telah menelan biaya hingga miliaran dolar bagi kedua negara, selain menyebabkan bergejolaknya pasar keuangan dunia. Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah mengenakan tarif impor atas barang-barang Tiongkok senilai US$ 250 miliar untuk menekan China guna untuk mengakhiri sejumlah kebijakannya, termasuk soal subsidi industri. Washington menyebut kebijakan tersebut telah merugikan perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat yang harus bersaing dengan perusahaan-perusahaan China yang menikmati subsidi. Masalah subsidi industri sendiri dinilai sangat sulit untuk mencapai kesepakatan. Beijing memberikan subsidi dan keringanan pajak kepada perusahaan milik negara dan sektor-sektor yang dipandang strategis untuk pembangunan jangka panjang. Namun dalam upaya untuk mengamankan kesepakatan dagang sekitar sebulan ke depan, para negosiator AS telah melunak soal tuntutan terkait subsidi ini. Mereka kini dan lebih berfokus pada bidang-bidang lain yang dianggap lebih mudah untuk dituruti pihak China. Seorang sumber menyebut fokus dari para negosiator AS saat ini misalnya saja untuk mengakhiri transfer teknologi secara paksa, meningkatkan perlindungan kekayaan intelektual dan memperluas akses ke pasar China. “Bukannya tidak dibahas, tetapi kesepakatan soal subsidi industri tidak akan dibahas sangat rinci atau spesifik,” kata sumber tersebut. Sementara seorang perwakilan dari Gedung Putih menyebut negaranya harus memperhatikan kengototan China dalam pembicaraan kedua negara. “Kesepakatan yang membuat Presiden China Xi Jinping terlihat lemah bukanlah kesepakatan yang berharga untuknya. Sehingga kesepakatan apa pun yang bisa kita dapatkan, akan lebih baik," ujar dia. Sebelumnya China telah berjanji untuk mengakhiri subsidi industri dalam negeri yang bisa mendistorsi pasar. Namun China tetapi tidak memberikan rincian tentang bagaimana hal itu akan dilakukan.
Tag :

Berita Terbaru

DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Mojokerto Ke-108, Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jadi Kunci Kemajuan

DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Mojokerto Ke-108, Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jadi Kunci Kemajuan

Minggu, 21 Jun 2026 16:50 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – DPRD Kota Mojokerto menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108 di ruang sidang u…

Unik! Suvenir Bibit Cabai dan Karangan Bunga Bibit Jeruk Warnai HUT ke-108 Kota Mojokerto

Unik! Suvenir Bibit Cabai dan Karangan Bunga Bibit Jeruk Warnai HUT ke-108 Kota Mojokerto

Minggu, 21 Jun 2026 16:44 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 16:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemandangan unik mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 Kota Mojokerto. Selain kemeriahan acara, perhatian juga…

Siagakan Genset, Dishub Surabaya Pastikan Traffic Light Nyala saat Listrik Padam

Siagakan Genset, Dishub Surabaya Pastikan Traffic Light Nyala saat Listrik Padam

Minggu, 21 Jun 2026 13:57 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti pemadaman listrik bergilir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan telah mengaktifkan genset…

JPC Tetap Beroperasi Meski Izin Kedaluwarsa, Pemkot Madiun Tunggu Hasil Telaah Staff 

JPC Tetap Beroperasi Meski Izin Kedaluwarsa, Pemkot Madiun Tunggu Hasil Telaah Staff 

Minggu, 21 Jun 2026 13:44 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Meski izin operasional parkir off-street milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo, Kota Madiun, diketahui telah k…

Suku Cadang Mahal, Pemkab Tulungagung Siapkan Kenaikan Tarif Sewa MPU Gratis Pelajar

Suku Cadang Mahal, Pemkab Tulungagung Siapkan Kenaikan Tarif Sewa MPU Gratis Pelajar

Minggu, 21 Jun 2026 13:26 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Akibat meningkatnya biaya perawatan dan harga suku cadang kendaraan, beberapa waktu terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Permudah Mobilitas di Pelosok Desa, Situbondo Usulkan 36 Titik Pembangunan Jembatan Garuda

Permudah Mobilitas di Pelosok Desa, Situbondo Usulkan 36 Titik Pembangunan Jembatan Garuda

Minggu, 21 Jun 2026 13:10 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Untuk mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, telah mengusulkan sebanyak 36 titik…