Tilap Rp 36,5 Juta, Arek Pakis Gunung Diringkus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Surabaya - Feri Nur Hamzah, 23 tahun, warga Pakis Gunung I Surabaya ini terpaksa harus merasakan dinginnya lantai tahanan Polsek Karangpilang Surabaya. Feri, ditangkap polisi setelah dilaporkan bosnya, karena telah membawa kabur dan menggelapkan uang milik perusahaan tempat ia bekerja. Feri yang bekerja sebagai sales di CV Surya Bersaudara Abadi itu berhasil menikmati uang perusahaan sebesar Rp 36.519.500,-. Modus yang dilakukan Feri adalah tidak menyetorkan uang hasil tagihan para konsumen perusahaan yang bergerak di bidang produk kantong plastik dan karet itu. "Pelaku adalah sales, selain itu ia juga menagih konsumen dari perusahaan tersebut. Nah uang tagihan inilah yang kemudian tidak disetorkan oleh pelaku, melainkan digunakan untuk kebutuhan pribadi," kata Kapolsek Karangpilang, Kompol Widjanarko, Kamis (9/5). Dari pengakuannya, Feri baru pertama ini sejak dua tahun bekerja di perusahaan tersebut. Ia nekat karena tergiur melihat nilai uang yang ditagih olehnya. "Ngakunya baru pertama. Tapi pertama itu ada total enam belas nota tagihan yang harusnya disetorkan ke perushaan. Uang yang ditagihkan itu disetor secara tunai dan transfer ke pelaku," tandasnya. Selain itu, Feri juga menyebut jika dirinya memberikan dispensasi kepada konsumen sebagai salah satu modus. Bahkan, konsumen juga tak curiga mentransferkan uang tagihan itu via rekening atas nama pelaku. "Saya kasih kelonggaran pembayaran, disitu kan sudah termasuk pendekatan ke konsumen. Jadi mereka percaya saja sama saya," aku pelaku. Akibat perbuatannya, jeratan Pasal 374 tentang Penggelapan dalam Jabatan menanti Feri.n fir
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…