Menkeu Sri Mulyani Pesimis Pertumbuhan Ekonomi Nasional Bisa di Atas 5,5%

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka pendek disebut hanya akan maksimal di angka 5 persen hingga 5,5 persen. Prediksi ini dirilis dengan metode fungsi produksi yang antara lain faktor produksi, investasi dan tenaga kerja yang dipunyai Indonesia sekarang ini. Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengakui, level pertumbuhan ekonomi sebanyak 5 persen sampai 5,5 persen tersebut sejatinya masih berada di bawah tingkat pertumbuhan ekonomi yang wajib diraih Indonesia demi dapat mentas dari jebakan negara berpenghasilan menengah(middle income trap). Menurut Sri Mulyani, supaya bisa lolos dari jebakan itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia harus berada di atas 6 persen per tahun. "Tantangan nyata pembangunan nasional ialah lolos darimiddle income trap," cetus Sri Mulyani ketika menyampaikan tanggapan pemerintah atas pandangan fraksi-fraksi di DPR RI mengenai RUU Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN 2018 di Jakarta (16/7/2019). Mengetahui keaadaan ini, sambung Sri Mulyani, reformasi struktural wajib dilakukan secara kontinyu supaya tingkat produksi nasional dapat terdongkrak. Menurutnya, reformasi struktural ini harus dilakukan dalam beberapa hal. Reformasi struktural yang pertama adalah dalam hal investasi. Reformasi ini dapat dieksekusi dengan menyederhanakan peraturan, memperbaiki iklim investasi, memberikan fasilitas investasi dan promosi investasi, serta meningkatan investasi swasta. Reformasi yang kedua adalah dalam hal meningkatkan peran tenaga kerja. Langkah ini dapat dijalankan dengan meningkatkan partisipasi juga keahlian tenaga kerja. Reformasi yang ketiga adalah dengan meningkatkan produktifitas via peningkatan keahlian teknologi serta efisiensi produksi. Terkait reformasi-reformasi yang dia sampaikan, Sri Mulyani mengakui upaya reformasi struktural tersebut telah dieksekusi oleh pemerintah dan melahirkan efek positif. Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia (Managing Director World Bank) ini, di tengah gonjang-ganjing perekonomian dunia, sejatinya perekonomian Indonesia masih dapat tumbuh sebanyak 5,17 persen pada tahun 2018 lalu. Pertumbuhan ekonomi itu menurutnya merupakan yang paling tinggi sejak empat tahun terakhir. "Membaiknya ekonomi nasional itu tidak terlepas dari pertumbuhan konsumsi dalam rumah tangga dan iklim investasi yang semakin baik," papar Sri Mulyani.
Tag :

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…