Dibui, Nunung Menyesal Tak Bisa Kasih Kado Suami

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI, Jakarta- Sambil menangis, pelawak Tri Retno Prayudati alias Nunung, meminta maaf kepada suami, keluarga, serta para fansnya. Permintaan maaf tersebut disampaikan secara langsung oleh Nunung, saat menghadiri konferensi pers atas kasus Narkotika yang membelitnya, di depan Gedung Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Senin, (22/7). "Saya minta maaf kepada keluarga, anak cucu saya, rekan kerja saya. Saya terselamatkan dengan adanya kejadian ini," kata Nunung. Kendati demikian, Nunung pun mengakui, sang suami pernah mengingatkan dirinya, agar berhenti mengkonsumsi barang haram tersebut. Akan tetapi Nunung sendiri tak menghiraukan seruan sang suami. Hingga akhirnya polisi menciduk Nunung lantaran mengonsumsi shabu itu. "Saya tidak tahu sampek kapan lagi saya mengakiri ini jika tidak ada kejadian ini. Saya juga minta maaf kepada suami saya karena tanggal 1 Juli kemarin dia ultah dan saya bilang mau kado apa dia hanya minta kamu berhenti pake,"jelasnya. Terkait kasus ini, Direktorat Narkotika Polda Metro Jaya, resmi menahan Nunung bersama suaminya Jan Sambiran. Mereka ditahan polisi, lantaran terbukti mengonsumsi barang haram narkotika jenis Shabu. “NN dan JJ mulai kami tahan hari ini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat konferensi di Polda Metro Jaya, Senin (22/7). Penahannan terhadap Nunung dan suaminya itu dilakukan kata Argo, selama 20 hari kedepan. Bahkan, mereka lanjut Argo, kembali menjalani pemeriksaan secara intensif, guna mendalami keterangan dan keterlibatan keduanya dalam peredaran barang haram itu. Saat ini, mereka masih dikategorikan sebagai pemakai. “Penahanan selama dua puluh hari kedepan,” terang Argo. Melalui hasil interogasi sementara, diketahui Nunung sudah menggunakan sabu sejak 20 tahun silam. Namun, sempat berhenti lama dan kembali mengkonsumsi selama lima bulan terakhir dan telah memesan kepada HD selama sepuluh kali dalam kurun waktu tiga bulan terahir. Terpisah, sejumlah pihak menilai bahwa penangkapan kasus narkoba yang membelit Nunung ini janggal. Bahkan ada dugaan telah menjadi target polisi terhadap kedua tersangka yang saat ini mendekam di bilik jeruji besi Rumah Tahanan Polda Metro Jaya tersebut. **foto** Kasubdit I AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, tak ada target terhadap seseorang atau profesi dalam membongkar kasus yang menjerat komedian Nunung dan Suaminya itu. Sebab, pengungkapan kasus narkoba yang melibatkan Nunung dan suaminya itu dilakukan, setelah polisi mendapat laporan dari masyarakat. Bahkan, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan kala itu, sering terjadinya transaksi barang haram. Sehingga, pada Jumat (19/7) lalu, Subdit 1 Polda Metro Jaya melihat tersangka TB menyerahkan sebuah barang dari pagar sebuah rumah. "Kami melakukan pendalaman informasi masyarakat di bilangan Tebet, kita lakukan pendalaman. Pada saat itu kita melihat tersangka TB menyerahan sesuatu barang yang kita nggak tahu itu rumah siapa,"kata Calvijn Setelah melakukan transaksi itu, tim unit II beber Calvijn, langsung membuntuti serta melakukan penggeledahan di kediaman tersangka TB. Disana, kami hanya menemukan satu unit handphone, dan uang senilai Rp 3,7 juta yang ada di dompet TB. TB awalnya lanjut Calvijn, mengelak bahwa uang itu adalah hasil penjualan narkoba. Sampai akhirnya TB membawa polisi untuk melakukan pendalaman dan menggeledahkan ke rumah Nunung. "Di sana polisi menemukan seorang tersangka berinisial JJ terlebih dulu, ada tindakan tidak kooperatif sebelumnya diakui JJ dan NN sudah memakai sabu, sempat digunting dan dibuang ke dalam kloset ini bentuk dan upaya menghilangkan barang bukti oleh saudara NN," beber Calvijn Setelah pengeledahan di Tebet pada Jumat (19/07) lalu, penyidik, sebut Calvijn, mengamankan TB, Nunung, dan Iyan Sambiran. Bahkan ketiga tersangka ini di giring polisi menuju Polda Metro Jaya, untuk dilakukan pengembangan kasus narkoba ini. Pengungkapan kasus ini tegas Calvijn, murni dari pengungkapan bandar narkoba, dan tak ada target terhadap seseorang atau profesi lainnya. "Ini murni dari pengungkapan bandar narkoba, dan tidak ada target suatu profesi atau lainya," tegasnya. Adapun beberapa barang bukti yang berhasil disita polisi antara lain yaitu, satu klip Sabu seberat 0,36 gram, dua klip kecil bekas bungkus sabu, tiga batang sedotan plastik untuk menggunakan narkoba Sabu. Atas perbuatan itu tersangka dijerat dengan Pasal 114, 112, dan 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Tag :

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Tata Ulang Kawasan KBS Ditarget Rampung Tahun Ini

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Tata Ulang Kawasan KBS Ditarget Rampung Tahun Ini

Jumat, 24 Apr 2026 14:32 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menata ulang…

Per Hari, Perajin Gelang Identitas Layani Ribuan CJH di Asrama Haji Surabaya

Per Hari, Perajin Gelang Identitas Layani Ribuan CJH di Asrama Haji Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 14:30 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama musim Haji 2026, menjadi berkah tersendiri bagi perajin gelang calon jemaah haji (CJH) di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.…

Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta

Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta

Jumat, 24 Apr 2026 14:21 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kebakaran gudang penyimpanan Sabut Kelapa yang terjadi Kamis (23/04/2026), pukul 22.00 menghebohkan warga Desa Ngoran Kec.Nglegok.…