Anggota DPR Bambang Haryo Sidak Proyek PISEW Desa Penatarsewu Sidoarjo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Tak ingin proyek yang didanai APBN terlambat penyerapan dan penyelesaiannya, anggota Komisi V DPR RI Ir Bambang Haryo Soekartono, Sabtu (27/7/2019) melakukan inspeksi program PISEW 2019 di Desa Penatarsewu Tanggulangin Kab Sidoarjo. Dengan mengenakan baju putih lengan panjang dan peci hitam, Bambang Haryo blusukan di lokasi program plengsengan dan pavingisasi ini yang menelan dana Rp 600 juta dan digarap secara swakelola oleh warga setempat. "Alhamdulilah program PISEW di Desa Penatarsewu ini sudah berjalan, dan pekerjaannya juga cukup bagus,” tutur Bambang di lokasi. Ditemani Sekdes dan beberapa staff serta pendamping progran Pisew dari Desa Penatarsewu, Bambang Haryo sesekali mengecek kondisi plengsengan yang terlihat masih basah. Sesekali berbincang dengan pendamping program Pisew, politisi Gerindra ini terlihat puas dengan pekerjaan plengsengan itu. “Kita harapkan bulan September 2019 sudah tuntas pekerjaan ini, karena memang sangat dibutuhkan masyarakat,”ungkap Bambang yang siap maju dalam pilbup Sidoarjo tahun 2020. Bambang Haryo menegaskan, bahwa program Pisew ini juga untuk penguatan dana desa yang ada. Apalagi menurut Bambang, anggaran dana desa yang di Kabupaten Sidoarjo, terbilang paling kecil se Indonesia. “Di kabupaten lain dana desanya sudah diatas Rp 1 miliar, sedangkan di Sidoarjo masih sekitar Rp 700 juta. Ini harus terus ditambah,” tegas Bambang Haryo. Dari data yang ada, proyek plengsengan saluran pembuangan air sungai untuk pengairan sawah ini sepanjang 500 meter, terbagi dalam dua titik untuk Desa Kalidawer 360 m dan Desa Penatarsewu 160 meter. Untuk program pavingisasi sepanjang 2 Km, yang juga menghubungkan Desa Penatarsewu dengan Desa Kalidawer, dengan total anggaran Rp 600 juta. "Kita mendorong Kementrian PUPR untuk segera menyerap dana PISEW ini, karena program ini sangat dibutuhkan warga desa guna mengembangkan ekonomi masyarakat sekitar," katanya. Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) merupakan kegiatan infrastruktur yang mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan permukiman skala perdesaan dan meningkatkan kualitas permukiman perdesaan (78.384 ha, target nasional), melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut, program PISEW memberikan stimulasi melalui pembangunan/perbaikan infrasturktur dasar sosial ekonomi berupa infrastruktur transportasi, air minum dan sanitasi, penunjang produksi pertanian dan industri, dan peningkatan prasarana pendukung pemasaran pertanian, perternakan, perikanan, industri dan pendukung kegiatan pariwisata. sg
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…