Yuan Melemah, China Jalankan Strategi secara Hati-Hati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Terkait yuan dan ketegangan perang dagang, pemerintah China memilih untuk menahan diri agar tidak meluncurkan paket stimulus secara terburu-buru dan tetap menjalankan strategi moneter dengan hati-hati. Pemerintah China juga masih menjaga opsi pada cadangan devisa jika terjadi resiko kebuntuan pada perdagangan dengan AS yang diperkirakan dapat menjadi perang mata uang global. Bank Sentral China telah menyerukan pandangan "rasional" di tengah kondisi yang rentan saat ini. Hal tersebut menandakan bahwa pendekatan yang ditargetkan untuk menopang produksi akan terus berlanjut. Para pejabat bank sentral bersikeras berpegang pada strategi moneter yang penuh kehati-hatian bahkan setelah keteganan perang dagang dengan AS memburuk pascatuduhan Presiden AS Donald Trump tentang manipulasi mata uang yang telah menambah sensitivitas terhadap langkah stimulus yang dapat menekan yuan. Pada saat yang sama, pelemahan yuan melampaui level 7 per dollar AS menghilangkan satu penghalang untuk memangkas suku bunga acuan jika perang dagang memburuk ke titik di mana aksi yang kuat sangat dibutuhkan. Senin ini, yuan melemah 75 poin menjadi 7,0211 dolar AS. Di pasar valuta asing spot China, yuan dibiarkan naik atau turun 2 persen dari tingkat paritas pusat setiap hari perdagangan. "Pemerintah China baik-baik saja dengan kondisi perekonomian saat ini. Namun jika pertumbuhan terus melambat, pada titik tertentu, prioritas akan berubah untuk meningkatkan stabilisasi pertumbuhan," jelas Larry Lu, head of China economics Macquarie Securities Ltd di Hong Kong seperti yang dikutip dari India Times. Para mantan pemimpin bank sentral China tengah berkumpul dalam sebuah simposium kebijakan di Yichun, Heilongjiang dan mengingatkan bahwa konfrontasi dengan AS kian dalam. Mereka juga membicarakan mengenai pelabelan manipulator mata uang yang ditujukan AS untuk China yang dianggap telah menambah ketegangan perang dagang menjadi perang mata uang. Sementara itu, mantan Gubernur PBOC Zhou Xiaochuan mengimbau untuk dilakukannya upaya memperbaiki peran yuan dalam perekonomian global sehingga dapat menghadapi tantangan dalam sistem finansial yang didominasi oleh dollar. Menurut lembaga pemberi pinjaman itu, jika AS meningkatkan ancamannya saat ini untuk menambah 10% tarif tambahan pada sisa impornya dari China menjadi 25%, maka pertumbuhan akan terpangkas 0,8 basis poin, dan memicu dampak negatif signifikan secara global. Dalam skenario itu, China kemungkinan harus melakukan kebijakan yang agresif, meski harus menghadapi risiko peningkatan utang domestik dan menggelembungnya harga aset. Mengutip data yang dirilis Institute of International Finance pada bulan lalu, upaya untuk mendongkrak pertumbuhan sudah mendongkrak utang perusahaan, rumah tangga dan pemerintah melampaui 300�ri Produk Domestik Bruto (PDB). Secara teori, ini merupakan sebuah kebijakan yang memungkinkan biaya pinjaman dikurangi lebih jauh tanpa harus menguatkan nilai tukar mata uang.
Tag :

Berita Terbaru

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama s…

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…