Vietnam Jadi Ancaman, Indonesia Atur Strategi Produksi Baja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Baja, jadi salah satu ladang keunggulan bagi industri manufaktur di China dan benar saja kini China lagi-lagi menduduki peringkat pertama dan masih tetap menjadi bos baja terbesar di dunia. Dalama catatan World Steel Association Crude Steel Production Summary 2019, mengungkapkan produksi baja mentah pada 2018 masih didominasi oleh China, dengan produksi 928 juta ton per tahun. Serta produksi baja China pada periode Januari – Juli 2019 mencapai 577,06 juta ton. Realisasi itu meningkat 9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy). Pada Januari – Juli 2018, produksi baja Negeri Tirai Bambu itu meningkat 6,3% (yoy) menjadi 529,35 juta ton. Produksi baja China ini lebih dari 100 kali lipat produksi baja Indonesia yang hanya 6 juta ton per tahun. Dibanding vietnam, China juga masih mengunggulinya meski tipis. Data yang sama menunjukkan produk baja Vietnam meningkat 59,97% (yoy) menjadi 12,05 juta ton pada Januari - Juli 2019. Pada periode yang sama tahun lalu, produk baja negara ini tecatat sebesar 7,69 juta ton atau bertumbuh 29,5% (yoy). Atas hal itu Indonesia perlu waspada dan atur strategi. Ketua The Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) Silmy Karim mengatakan bahwa kondisi itu berpotensi meningkatkan impor produk baja dari kedua negara tersebut. Ia menyayangkan posisi konsumsi baja per Kapita Indonesia tertinggal dibanding negara tetangga. Menurut data 2017, konsumsi baja per kapita Indonesia sebanyak 52 kg per tahun. Vietnam juga dinilai menjadi ancaman lantaran produksinya telah melampaui kebutuhan di dalam negerinya. “Misalnya, baja untuk atap, baja lapis itu, Vietnam lagi merajalela,” ujarnya mengutip Bisnis, kamis (5/9/2019). Silmy menilai produsen baja dalam negeri berada dalam posisi yang sulit dalam menghadapi serbuan impor tersebut. Kendati demikian, mengatakan para pelaku usaha lokal mesti bersiap untuk menghadapinya. Salah satunya dengan melakukan efisiensi dan meningkatkan produktivitas. “Efisiensi ini kan berkonsekuensi kepada berbagai macam hal. Tetapi ini sesuatu yang kami tidak bisa hindari,” kata Silmy yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk. Di samping itu, dia mengatakan produsen lokal juga akan mengembangkan manajemen distribusi yang lebih baik. Langkah itu akan dibarengi dengan upaya pelaku usaha untuk menjaga konsumen yang sudah ada.
Tag :

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…