Pemilihan Rektor UNP Kediri Diwarnai Aksi Penolakan Mahasiswa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemilihan Rektor Kampus Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, Senin (9/9/2019) diwarnai aksi damai puluhan mahasiswa. Sedikitnya 50 mahasiswa menuntut pihak yayasan untuk kembali melakukan evaluasi sebagian calon rektor yang maju. Sejumlah mahasiswa melakukan aksi damai dengan membentangkan spanduk dan berorasi di depan kampus. Mereka membawa spanduk penolakan terhadap salah satu calon rektor seperti bertuliskan ’Menolak Lupa 2015’ dan Berduka atas hilangnya keadilan di kampus’. Koordinator aksi yang juga mahasiswa UNP, Ahmad Amirul Mukminin mengatakan, permintaan mahasiswa ingin sebagian calon rektor mundur dari pencalonan. Mengingat dari kelima calon rektor yang maju tiga diantaranya memiliki catatan hitam. "Harapan kami dari kelima calon itu, tiga diantaranya dicut saja. Tiga calon itu memiliki catatan hitam harusnya di cut langsung, karena aturan main yang dibikin Dikti bahkan sama yayasan harusnya bisa dicut, namun disini diduga banyak kongkalikong," ujarnya usai melakukna orasi. Amirul mengaku dengan mewakili mahasiswa tidak ingin kejadian buruk seperti tahun 2015 terulang kembali. Menurutnya, masalah yang terjadi pada tahun 2015 di Kampus UNP silam diakibatkan oleh tiga calon yang saat ini kembali mencalonkan diri maju pada bursa rektor. "Harusnya mereka tau diri dan mengundurkan diri dari pencalonan rektor saat ini. Calon itu yakni berinisial SA, AN dan I," tegasnya. Sementara, Petugas Senat Kampus UNP, Sulistiono menjelaskan, pemilihan rektor saat ini sudah memasuki tahap dua penyampian visi misi. "Hari ini masuk dalam tahap kedua, untuk tahap pertama sebenarnya sudah dimulai sejak 12 Agustus lalu. Setelah penyampaian visi misi ini nanti baru kita ajukan ke yayasan," ucapnya. Kata dia, kewenangan penuh dalam seleksi rektor adalah yayasan. Sementara tuntutan mahasiswa saat melakukan aksi, pihaknya menegaskan petugas senat tidak memiliki kewenangan terkait kelayakan calon. Pasalnya, petugas senat hanya bertugas menyeleksi visi misi para calon. "Kita terikat oleh aturan tertinggi di universitas. Jadi senat tidak memiliki kewenangan menyeleksi administrasi para calon. Kemudian setelah kita seleksi nanti kita kembalikan ke yayasan untuk memilih dan menentukan," jelasnya. Sebanyak lima calon yang mendaftar dalam seleksi rektor Kampus UNP Kediri. Pertama, DR. Samari mantan Rektor UNP periode 2015-2015; Kedua, Drs. Ichsanudin mantan wakil rektor 1 yang berakhir jabatan pada tahun 2015; Ketiga, Anas mantan wakil rektor 2 yang berakhir jabatan tahun 2015; Keempat, DR. Atrup yang saat ini menjabat Kaprodi Magister Keguruan Olahraga; dan Kelima, Dr. Zainal dengan jabatan saat ini wakil rektor 1 Kampus UNP Kediri. Dari kelima calon itu tiga calon yakni Samari, Ichsanudin dan Anas mendapat penolakan dari sejumlah mahasiswa. Can
Tag :

Berita Terbaru

Wujudkan Hunian Layak dan Tepat Sasaran, Pemkot Madiun Perbaiki 100 RTLH

Wujudkan Hunian Layak dan Tepat Sasaran, Pemkot Madiun Perbaiki 100 RTLH

Kamis, 11 Jun 2026 10:46 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mewujudkan hunian yang layak, sehat, dan aman untuk masyarakat sasaran, saat ini Pemerintah Kota(Pemkot) Madiun, memberi…

Di Tengah BBM Nonsubsidi Naik, Pemkab Lumajang Perkuat Efisiensi Belanja Operasional

Di Tengah BBM Nonsubsidi Naik, Pemkab Lumajang Perkuat Efisiensi Belanja Operasional

Kamis, 11 Jun 2026 10:32 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai langkah strategi menjaga keberlanjutan pelayanan publik dan program pembangunan di tengah kenaikan harga bahan bakar…

Ciptakan Ruang Publik Sehat dan Nyaman, DLH Ponorogo Terapkan KTR di Taman - RTH

Ciptakan Ruang Publik Sehat dan Nyaman, DLH Ponorogo Terapkan KTR di Taman - RTH

Kamis, 11 Jun 2026 10:18 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 10:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya menciptakan ruang publik yang sehat, nyaman, dan ramah keluarga, oleh karenanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …