Kesepakatan Damai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI- Surabaya : Terkait dugaan video mesum dua mahasiswa Universitas Dr Soetomo ( UNITOMO ) A. Mukti dan Elle N.A yang menjadi pemicu aksi demo dengan membawa keranda mayat bertuliskan " Matinya rasa malu" dikalangan mahasiswa Unitomo Surabaya pekan lalu merupakan kesalah pahaman antara pimpinan universitas dan mahasiswa. Amiq menjelaskan "Hari ini kami akan mengklarifikasi isu dugaan video tersebut. Kami percaya bahwa kedua mahasiswa tersebut tidak melakukan tindakan asusila. Kejadian pada saat itu mahasiswa hanya lalai dan tertidur karena terlalu lelah dalam mempersiapkan kegiatan PPMB. Hal ini diperkuat dengan para saksi ( Rektor 2,3,4 ) yang saat itu juga memergoki mereka sedang tidur dan masih berpakaian lengkap di ruangan tersebut. Rekaman dugaan video mesum itu sebenarnya khusus dikonsumsi oleh rektorat saja untuk mengambil langkah - langkah guna penertiban, kenyamanan dan keamanan lingkungan kampus" saat mengklarifikasi dugaan video mesum pada Senin ( 09/09/2019) di Kampus Unitomo Surabaya. "Harapan saya dengan kejadian ini, kita semua harus lebih bijak terutama dalam menggunakan sosial media, baik pihak pimpinan kampus dan mahasiswa yang bermasalah sudah saling berdamai dan memaafkan baik secara institusi maupun secara pribadi dengan membuat surat kesepakatan damai diantara mereka," imbuh Amiq. Untuk mengatasi masalah tersebut tidak terulang kembali, pimpinan kampus akan melakukan sosialisasi terhadap UKM ( Unit Kegiatan Mahasiswa ) jika ada tindakan- tindakan yang berpotensi menimbulkan masalah seperti tindak kriminal, miras, dan tindakan asusila yang memicu konflik dikemudian hari. Pihak kampus juga membatasi aktivitas pada malam hari maksimal sampai jam 22.00 WIB serta pengadaan cctv guna memantau kegiatan para mahasiswa selama berada dikampus. Kejadian kali ini juga merupakan pembelajaran bagi pihak kampus untuk lebih bisa berkomitmen, mengedepankan komunikasi, bersosialisasi antara mahasiswa dan para pemimpin kampus. Tidak hanya itu, perbaikan ruangan yang memicu unsur negatif juga akan dilakukan pembenahan infrastruktur ruangan agar lebih aman dan nyaman untuk mahasiswa. noe
Tag :

Berita Terbaru

Thom Haye Curhat Diteror

Thom Haye Curhat Diteror

Senin, 12 Jan 2026 19:48 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:48 WIB

Digaji Persib Rp 750 Juta per Bulan      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Thom Haye curhat di media sosial, usai membantu Persib Bandung mengalahkan Persija Ja…

Pemerintah Iran Anggap Pendemo Ayatollah "Musuh Tuhan”

Pemerintah Iran Anggap Pendemo Ayatollah "Musuh Tuhan”

Senin, 12 Jan 2026 19:43 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:43 WIB

Mata Uang Rial Iran Turun 40 Persen Dorong Inflasi Harga Pangan hingga 70 Persen    SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Militer Iran menegaskan bakal membela k…

Prabowo Saksikan Seorang Siswa Beri Aba-aba Makan MBG

Prabowo Saksikan Seorang Siswa Beri Aba-aba Makan MBG

Senin, 12 Jan 2026 19:38 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:38 WIB

Saat Peresmian 166 Sekolah Rakyat Secara Serentak di Banjarbaru, Kalsel      SURABAYAPAGI.COM, Banjarbaru - Presiden Prabowo Subianto tiba di Sekolah Rakyat …

Bulog tak Percaya Harga Beras Naik Jelang Lebaran

Bulog tak Percaya Harga Beras Naik Jelang Lebaran

Senin, 12 Jan 2026 19:36 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengklaim harga beras di lapangan tetap stabil dan sesuai Harga Eceran Tertinggi…

Direktur Jenderal Pajak Malu

Direktur Jenderal Pajak Malu

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dampak tiga Pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara ditangkap oleh KPK, langsung menampar Direktorat Jenderal…

Hakim Minta JPU Serahkan Hasil Audit, Jaksa Ngeyel

Hakim Minta JPU Serahkan Hasil Audit, Jaksa Ngeyel

Senin, 12 Jan 2026 19:26 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:26 WIB

Eksepsi terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Ditolak     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat meminta jaksa m…