Masih Baik Hati, China Bebaskan Produk AS dari Tarif Tambahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Panasnya perang dagang telah membuat China dan AS saling balas-membalas dengan pengenaan tarif yang sangat mahal. Meski demikian, China masih berbaik hati untuk mengecualikan produk-produk AS dari tarif tambahannya. Langkah ini meruapakan pergerakan China yang tengah bersiap untuk bertemu akhir bulan ini denang AS. Pertemuan ini merupakan usaha keduannya untuk mencoba dan menurunkan eskalasi deretan tarif mereka yang berlarut-larut. Namun, daftar yang dikecualikan hanya mencakup sejumlah kecil item dibandingkan dengan lebih dari 5.000 jenis produk A.S. yang sudah dikenai tarif tambahan China. Selain itu, impor utama AS, seperti kedelai dan jagung, masih dikenakan bea tambahan yang besar. Pengecualian akan berlaku untuk barang A.S. termasuk beberapa obat anti kanker dan pelumas, serta pakan ternak seperti whey dan tepung ikan, Kementerian Keuangan mengatakan dalam sebuah pernyataan di situsnya pada hari Rabu. “Pembebasan akan berlaku pada 17 September dan berlaku selama satu tahun hingga 16 September 2020” kata kementerian China dalam pernyataan. Sebelumnya, China telah memberlakukan beberapa putaran tugas pada barang-barang A.S. sebagai balasan terhadap tarif Bagian 301 A.S, dimulai tahun lalu pada bulan Juli dan Agustus dengan pungutan 25% atas sekitar $ 50 miliar impor AS. Secara keseluruhan, dua negara ekonomi terbesar di dunia itu telah mengenakan tarif tit-for-tat pada ratusan miliar dolar barang dalam perang perdagangan pahit yang telah berlarut-larut selama lebih dari setahun dan merugikan investasi bisnis, keuntungan, dan pertumbuhan global.
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…