Gara gara Ketagihan Game ML, Remaja Surabaya Jadi Pengedar SS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -​ Gara gara ketagihan game online ( mobile Legend), remaja satu ini nekad jadi pengedar narkotika jenis sabu sabu. Informasi ini sampai ke Tim anti bandit Polsek Tegalsari, mengamankan tiga tersangka pemakai narkotika jenis sabu sabu. MS,17, pelajar SMA kelas 2. Bahkan Pelaku MS ini merupakan seorang residivis pernah dipenjara pada tajun 2017 kasus jambret. Selain menangkap pelaku MS, anggota tim anti bandit Polsek Tegalsari juga berhasil meringkus empat orang pelaku yang menjadi pelanggan tetap dari pelaku MS. Keempat pelanggan tetap yang berhasil ditangkap diantaranya, Yosia,19, asal Banyu Urip Kidul Surabaya, Muhammad Nur Irmanyah,19, asal Kupang Praupan Surabaya, Ivan Adam,19, asal Kupang Gunung Surabaya dan Ainul,19, asal Kupang Praupan Surabaya. Modus yang dilakukan pengedar yang masih pelajar ini yakni, menjadi perantara mengedarkan menjual narkotika jenis sabu dari seseorang yang bernama Kancil (DPO). "Pelaku MS mengaku mendapatkan upah sebesar Rp. 50.000,- per klip," ujar Kapolsek Tegalsari Kompol Rendy Surya Aditama, Senin (7/10). Lanjut Rendy, pada saat digrebek, 4 pelaku lainnya YD, MN, IA, Al yang berada di Kupang Praupan Surabaya dan sedang berkumpul bersama. "Ketika dilakukan penggeledahan ditemukan dari YD didapat 2 klip plastik berisi sabu seberat 0.37 gram dan 0.46 gram yang didapatkan dari seseorang bernama Sigit (DPO) yang menurut pengakuan YD, bahwa Sigit berada di Lapas Madiun, sedangkan YD sendiri mendapatkan keuntungan sebesar Rp.250.000," pungkas Rendy. Sementara tersangka lainnya MN, IA, dan Al didapatkan perlengkapan alat sabu. Saat itu, MS hendak mengirimkan paket sabu sebanyak satu poket ke pelaku lainnya yang juga diamankan. Pelaku MS sendiri, dihadapan penyidik mengakui jika dirinya adalah kurir jaringan Lapas Madiun. Karena kecanduan Game Mobile Legend (ML), uang hasil menjual sabu selalu dibuatnya untuk membeli data ponsel. "Untuk main ML, kadang juga pakai agar kuat melek," singkat pelaku.nt
Tag :

Berita Terbaru

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama s…

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…