Pupus, Perundingan Pekan Ini Tak Akan Rampungkan Perang Dagang.

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Mulai memanas, AS dan China diprediksi tak akan capai kesepakatan indah pada pertemuan di Washington pekan ini. Hal ini diawali dengan rilisnya daftar entitas baru bagi 28 startup top China yang dilayangkan oleh AS. Serta adanya konflik HAM yang menyangkut muslim di Provinsi Xinjiang hingga mengakibatkan pejabat public China alami keterbatasan visa. Meski konflik tersebut terus memuncak, seorang pejabat AS mengatakan perundingan perdagangan tingkat tinggi masih akan berlangsung sesuai rencana. Terkejut dan kecewa dengan daftar hitam perusahaan-perusahaan China di AS, China telah menurunkan harapan atas kemajuan yang signifikan dari perundingan perdagangan yang akan berlangsung minggu ini dengan Amerika Serikat. Hal itu diutarakan pejabat pemerintah China kepada Reuters. Padahal, kemarin, Presiden AS Donald Trump menyatakan optimistis atas hal ini. Melansir Reuters, pejabat China mengungkapkan secara teoritis, Beijing memang ingin mengakhiri perang dagang. Hanya saja, kejadian yang berlangsung baru-baru ini membuat Tiongkok pesimistis terkait perundingan dengan Washington dalam jangka pendek. Wakil Perdana Menteri China Liu He, Perwakilan Perdagangan Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan ikut dalam perundingan itu. Tanpa kemajuan yang signifikan, Trump siap untuk menaikkan tarif pada barang-barang Cina senilai US$250 miliar menjadi 30�ri 25% mulai Selasa depan. Sebelumnya saat berbicara kepada wartawan di Washington, Trump berkata: “Jika kita dapat membuat kesepakatan, kita akan membuat kesepakatan, ada peluang yang sangat bagus.” “Menurut pendapat saya China ingin membuat kesepakatan lebih dari yang saya lakukan,” tambah Trump seperti dikutip Reuters, Kamis (10/10/2019). Berdasarkan situasi saat ini, ada kemungkinan bahwa pembicaraan minggu ini antara dua ekonomi terbesar di dunia akan berakhir di jalan buntu, menurut seorang pejabat China saat memberi penjelasan singkat tentang persiapan untuk perundingan. “Ini bukan tugas yang mudah. Dibutuhkan banyak pekerjaan persiapan dan konsensus di kedua sisi,” ujar sumber yang tidak mau disebutan namanya itu. SURABAYAPAGI.com - Mulai memanas, AS dan China diprediksi tak akan capai kesepakatan indah pada pertemuan di Washington pekan ini. Hal ini diawali dengan rilisnya daftar entitas baru bagi 28 startup top China yang dilayangkan oleh AS. Serta adanya konflik HAM yang menyangkut muslim di Provinsi Xinjiang hingga mengakibatkan pejabat public China alami keterbatasan visa. Meski konflik tersebut terus memuncak, seorang pejabat AS mengatakan perundingan perdagangan tingkat tinggi masih akan berlangsung sesuai rencana. Terkejut dan kecewa dengan daftar hitam perusahaan-perusahaan China di AS, China telah menurunkan harapan atas kemajuan yang signifikan dari perundingan perdagangan yang akan berlangsung minggu ini dengan Amerika Serikat. Hal itu diutarakan pejabat pemerintah China kepada Reuters. Padahal, kemarin, Presiden AS Donald Trump menyatakan optimistis atas hal ini. Melansir Reuters, pejabat China mengungkapkan secara teoritis, Beijing memang ingin mengakhiri perang dagang. Hanya saja, kejadian yang berlangsung baru-baru ini membuat Tiongkok pesimistis terkait perundingan dengan Washington dalam jangka pendek. Wakil Perdana Menteri China Liu He, Perwakilan Perdagangan Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan ikut dalam perundingan itu. Tanpa kemajuan yang signifikan, Trump siap untuk menaikkan tarif pada barang-barang Cina senilai US$250 miliar menjadi 30�ri 25% mulai Selasa depan. Sebelumnya saat berbicara kepada wartawan di Washington, Trump berkata: “Jika kita dapat membuat kesepakatan, kita akan membuat kesepakatan, ada peluang yang sangat bagus.” “Menurut pendapat saya China ingin membuat kesepakatan lebih dari yang saya lakukan,” tambah Trump seperti dikutip Reuters, Kamis (10/10/2019). Berdasarkan situasi saat ini, ada kemungkinan bahwa pembicaraan minggu ini antara dua ekonomi terbesar di dunia akan berakhir di jalan buntu, menurut seorang pejabat China saat memberi penjelasan singkat tentang persiapan untuk perundingan. “Ini bukan tugas yang mudah. Dibutuhkan banyak pekerjaan persiapan dan konsensus di kedua sisi,” ujar sumber yang tidak mau disebutan namanya itu.
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…