Sulit Dicapai, Realisasi KUR Masih 47 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Masih dibawah target pencapaian, sampai akhir Agustus 2019 realisasi KUR sektor produktif masih 47 persen saja. Menurut Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir , realisasi KUR memang sulit. Pasalnya, butuh waktu lama untuk sektor produktif memutar uang dan hal itu membuat produksi industri lamban. "Misalnya, untuk busana, minimal harus potong kain dulu dan sebagainya," ujarnya ketika ditemui di Gedung SMESCO, Jakarta, Rabu (16/10). Iskandar menjelaskan, kondisi tersebut berbeda dengan sektor perdagangan yang membutuhkan turnover cepat. Pasalnya, mereka tidak harus melakukan produksi terlebih dahulu. Melainkan cukup menjual produk yang mereka dapatkan ke pasar secara langsung melalui offline ataupun online. Meski sektor produktif mengalami hambatan dari sisi produksi, Iskandar menambahkan, bukan berarti pemerintah mengalihkan perhatian begitu saja. Apabila hanya fokus pada sektor produktif, justru dicemaskan ekonomi Indonesia akan mengalami ’overheating’. "Karena barangnya segitu-segitu doang. Kalau turn over terlalu tinggi pun, harga akan naik," tuturnya. Untuk melakukan akselerasi di sektor produktif, pemerintah memperluas penyaluran ke sektor jasa. Di antaranya bidang busana dan produk turunan. Iskandar menyebutkan, KUR untuk sektor jasa mirip dengan KUR khusus peternakan, perikanan dan perkebunan yang sudah dijalankan pemerintah selama ini. "Nanti akan ada offtaker," ujarnya. Tidak hanya bertindak sebagai pembeli, offtaker juga harus melakukan pembinaan terhadap usaha mikro dan kecil yang mereka ajak. Iskandar mengatakan, pemerintah turut menggandeng niaga daring atau e-commerce untuk turut mengambil bagian. Mereka dinilai memiliki modal dan kapabilitas untuk menjadi offtaker. Selama ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan, sektor jasa memiliki potensi besar mendapatkan fasilitas penyaluran KUR. Khususnya bidang busana yang memiliki peranan paling besar dalam industri manufaktur dan ekspor. "Tentu masih banyak sektor lain yang akan dijangkau," ucapnya. Kemenko Bidang Perekonomian mencatat, realisasi penyaluran KUR di bidang busana dan produk turunan selama periode Januari sampai September 2019 sudah mencapai Rp 1,13 triliun. Total tersebut diberikan kepada 45 ribu debitur yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Sekitar 67 persen dari total KUR di bidang busana dan produk turunan itu diberikan kepada sektor industri pakaian jadi dan perlengkapan dengan nilai Rp 770 miliar.
Tag :

Berita Terbaru

Purbaya Pamer Ekonomi Kerakyatan di China

Purbaya Pamer Ekonomi Kerakyatan di China

Minggu, 21 Jun 2026 20:40 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, memamerkan ketangguhan ekonomi Indonesia di hadapan ratusan akademisi dan mahasiswa Nankai…

Awal Bulan, Wuling Alami Pengangkutan Kontainer

Awal Bulan, Wuling Alami Pengangkutan Kontainer

Minggu, 21 Jun 2026 20:38 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, tidak menampik bahwa pihaknya sempat mengalami kendala operasional dalam proses…

Jokowi Suka Ayam Goreng, Soto Gading dan Tempe Bacem

Jokowi Suka Ayam Goreng, Soto Gading dan Tempe Bacem

Minggu, 21 Jun 2026 20:36 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perayaan ulang tahun Presiden Jokowi ke-65, disambut meriah oleh warga sekitar. Kediaman preside Republik Indonesia (RI) ke-7 itu…

Direktur Utama PLN, Beber Gangguan PLTU Besar di Jawa

Direktur Utama PLN, Beber Gangguan PLTU Besar di Jawa

Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan gangguan teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) besar di Jawa.…

Analisa Dua Pengamat Keuangan, Pilih Deposito dan Dolar AS

Analisa Dua Pengamat Keuangan, Pilih Deposito dan Dolar AS

Minggu, 21 Jun 2026 20:32 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perencana Keuangan Aidil Akbar mengatakan menabung dan investasi merupakan dua instrumen yang berbeda sehingga tidak bisa…

Undav, Pastikan Jerman Lolos

Undav, Pastikan Jerman Lolos

Minggu, 21 Jun 2026 20:28 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Masuk menggantikan Kai Havertz pada menit ke-60, Deniz Undav langsung menjadi pembeda dengan mencetak gol penyama kedudukan di…