Ratusan Bangkai Babi Di Sungai Bederah, Pemkot Medan Dirikan Posko Pencegah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Medan –Bangkai babi yang mengambang di sungai Bederah meresahkan warga setempat. Pasalnya bangkai babi itu menimbulkan aroma yang menyengat. Terlebih lagi, warga juga mengkhawatirkan kondisi air sungai yang tercemar akibat bangkai babi. Sampai saat ini belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas pembuangan bangkai babi di sungai Bederah itu. "Dari hari Minggu itu sudah terasa bau menyengat. Pas kita lihat ternyata puluhan bangkai babi tersangkut di pinggir sungai," kata Jumadi, warga Jalan H Aminuddin, Kelurahan Terjun, Marelan, Medan, Selasa (5/11). Dia memaparkan masyarakat hanya bisa mendorong agar bangkai babi terus terbawa arus di Sungai Bederah hingga ke laut. "Kebetulan air sungai naik, kami dorong bangkai itu agar terbawa arus. Kalau diangkat kami nggak sanggup baunya," sebut Jumadi. Namun, bangkai babi terus datang ke lokasi itu. Selasa (5/11) pagi, bau tak sedap kembali tercium warga. Ternyata masih ada bangkai babi yang tersangkut di pinggir sungai. Menurutnya kondisi ini sangat mengganggu warga. "Kalau ditotalkan mungkin sudah ada ratusan bangkai babi yang dibuang ke sungai ini," tambah Jumadi. Penelusuran dilakukan terhadap pelaku pembuangan bangkai babi termasuk membuat posko pengawasan. "Sekarang sudah dibuat posko, mengantisipasi ada pembuangan lagi. Kalau berdasarkan laporan, memang ada mobil yang membawa bangkai, dan membuangnya ke sungai," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Medan Armansyah Lubis di Medan, Rabu (6/11/2019). Tim Dinas LH Medan sudah menerjunkan tim untuk memeriksa air sungai yang diduga tercemar akibat pembuangan bangkai babi. Proses pengambilan sampel sedang berlangsung. "Nanti akan diperiksa di laboratorium. Hasilnya mungkin dalam seminggu atau dua minggu," kata Lubis. Dia mengimbau masyarakat untuk membantu mengawasi bila ada pelaku pembuangan bangkai babi. Pasalnya, Bangkai-bangkai babi yang ditemukan di aliran Sungai Bederah, diduga mati karena terkena virus kolera babi.
Tag :

Berita Terbaru

Konser Nostalgia Yuni Shara 3553 Digelar di Surabaya, Sajikan Kolaborasi Lintas Generasi

Konser Nostalgia Yuni Shara 3553 Digelar di Surabaya, Sajikan Kolaborasi Lintas Generasi

Kamis, 07 Mei 2026 21:40 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 21:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penyanyi senior Yuni Shara kembali menyapa penikmat musik Tanah Air melalui konser bertajuk “Yuni Shara 3553 Concert” yang akan digel…

Usai Keluarga Maidi, Kini Sekwan DPRD Kota Madiun Dipanggil KPK 

Usai Keluarga Maidi, Kini Sekwan DPRD Kota Madiun Dipanggil KPK 

Kamis, 07 Mei 2026 20:48 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 20:48 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris DPRD Kota Madiun, Misdi sebagai saksi dalam pengembangan kasus dugaa…

Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Saksi Ungkap Dugaan Dana Asrama Dipakai Beli Tanah

Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Saksi Ungkap Dugaan Dana Asrama Dipakai Beli Tanah

Kamis, 07 Mei 2026 19:29 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya kembali melanjutkan sidang perkara dugaan korupsi dana hibah P…

Fertilitas Jatim di Bawah Ambang Ideal, BPS Soroti Ancaman Krisis Tenaga Produktif

Fertilitas Jatim di Bawah Ambang Ideal, BPS Soroti Ancaman Krisis Tenaga Produktif

Kamis, 07 Mei 2026 19:03 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 19:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tren penurunan angka kelahiran di Jawa Timur kian terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Data terbaru Badan Pusat Statistik m…

Kasus Pemecatan Guru di Jombang Memanas, Lia Istifhama Soroti Objektivitas dan Marwah Profesi

Kasus Pemecatan Guru di Jombang Memanas, Lia Istifhama Soroti Objektivitas dan Marwah Profesi

Kamis, 07 Mei 2026 18:57 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Polemik pemecatan guru di Indonesia kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah kasus yang mencuat belakangan ini menunjukkan beragam a…

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi se-Jawa, Khofifah Soroti Ketahanan di Tengah Krisis Global

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi se-Jawa, Khofifah Soroti Ketahanan di Tengah Krisis Global

Kamis, 07 Mei 2026 18:51 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 18:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Triwulan I Tahun 2026 yang mencapai 5,96 p…