Jadi Kontroversi, Campur Ganja Sebagai Tambahan Penikmat Makanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, –Ganja merupakan salah satu tanaman yang masuk dalam kategori psikotropika. Karena penggunaannya akan menyebabkan seseorang mengalami euphoria. Dalam penggunaannya, ganja biasanya digunakan menjadi rokok untuk dihiasap untuk mendapatkan efeknya. Atas kandungan yang ada dalam tanaman ganja, pemerintah melarang pembudidayaan tanaman tersebut. Serta penggunaanya akan mendapat sanksi pidana. Namun, di Amerika, Seorang Chef bernama Chris Sayegh menyebut dirinya sebagai chef herbal. Ia membuat aneka makanan dengan bahan dasar tumbuh-tumbuhan. Baru-baru ini, Chef Chris mengumumkan kalau ada menu istimewa yang ia racik menggunakan ganja. Dilansir dari Insider (17/11) Chef Chris mengatakan pengalaman bersantap dengan menu ganja ini memiliki daya tarik tersendiri. "Ini merupakan sedikit peningkatan dalam bidang kuliner. Saya akan menunjukkan bagaimana kami meracik bahan makanan dengan tambahan ganja," kata Chef Chris. Pria yang tinggal di Los Angeles ini bahkan baru saja membuka restoran dengan tema makanan herbal. Restoran bernama Herb ini menyajikan hidangan yang diberi campuran ganja. Meski dianggap kontroversi, tapi Chef Chris percaya makanan ini tidak akan membuat penikmatnya merasa teler dan tak sadarkan diri. Semua orang sebanarnya bisa saja mencampurkan ganja ke dalam masakan. Namun kembali lagi ke sisi kesehatan, Chef Chris mengatakan ganja tidak bisa terlalu banyak ditambahkan ke dalam makanan karena efeknya akan berbahaya. "Hanya dosis kecil saja yang ditambahkan dan menggunakan teknik khusus. Kami ingin orang merasakan sensasi berbeda usai makan hidangan ini tapi bukan berarti membuatnya tak sadar," lanjut Chef Chris. Di restorannya, Chef Chris akan menjamu pengunjung dengan 10 hidangan termasuk wine. Beberapa hidangan ini antara lain salad kepiting, wagyu dengan onion caramel dan ikan kakap dengan soda dashi. Sebagai makanan penutup, ia menyediakan dessert rasa peach. Semua hidangan ini diolah dengan tambahan ganja. Untuk bisa menikmati makanan unik ini, pengunjung harus merogoh kocek setidaknya $500 (Rp 7 juta), itupun masih harus memenuhi peraturan diantaranya batas usia dan kondisi kesehatan para pelanggan restoran.
Tag :

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…