Usai Tertangkap Judi di Surabaya, Puluhan WN China Terjerat Penipuan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kontributor Surabaya Pagi Jaka Sutisna, SURABAYAPAGI.COM, Jakarta -Puluhan warga negara (WN) China kembali ditangkap aparat kepolisian. Jika di Surabaya, mereka digrebek karena perjudian di Club Zone Wiyung dan Galaxy Zone Bratang. Kali ini, giliran Polda Metro Jaya meringkus puluhan WN China, yang diduga terlibat jaringan penipuan. Mereka digerebek di enam lokasi berbeda di kawasan Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Tangerang Selatan, Senin (25/11/2019). Menariknya, tempat persembunyian mereka di komplek perumahan mewah. Salah satu lokasi penggerebekan di Blok C/13, Jalan Anggrek Neli Murni II, Slipi, Jakarta Barat, sore kemarin. Di dalam rumah, terlihat belasan kotak tripleks yang diduga digunakan untuk melakukan aksi para pelaku. Ada sejumlah ponsel milik para WN China yang sedang diisi baterai. Di lantai 2 rumah terdapat sejumlah kamar. Polisi menemukan uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu di kamar lantai 2 itu. Ada juga struk-struk yang disita polisi dari kamar itu. Polisi menyebut penggerebekan itu terkait kasus penipuan yang dilakukan para pelaku. **foto** Di lokasi ini, polisi mengamankan 26 orang. Dari 26 orang itu, 24 orang di antaranya WN China. "Ini kasus tentangtelecommunication fraud, yaitu penipuan dengan menggunakan media telekomunikasi atau telepon di mana para pelakunya warga negara asing," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di lokasi penggerebakan di kawasan Slipi, Jakarta Barat, sore kemarin. "Jadi rata-rata ini warga negara dari China atau Tiongkok dan juga korbannya juga sama, korbannya warga negara asing sendiri atau dari China sana," sambungnya. Yusri mengatakan pihaknya sudah mengintai jaringan penipu itu selama 3 bulan sebelum melakukan penggerebekan. Komplotan ini kerap menipu korbannya dengan cara seolah-olah bisa membantu korban mengurus permasalahannya hingga mengurus administrasi pajak korban. Setiap beraksi, tersangka menelepon korban dengan cara masuk ke sebuah kotak yang sudah dia buat. Mereka menggunakan kotak itu agar suara ditelepon itu bising agar korban-korban percaya. "Bagaimana modus operandinya? Mereka bersama-sama mereka biasanya menelepon ke warga negara sana, warga negara asing menyampaikan bahwa ’Anda ada kesalahan sehingga perlu menghubungi’. Ada kesalahan, misalnya pajak, kemudian ada kesalahan kasus di sana. Dia menawarkan untuk dibantu oleh kepolisian di negara sana," papar Yusri. Dijelaskannya, para pelaku menawarkan bisa membantu korban dengan syarat mengirimkan uang kepada pelaku. Saat ini polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut. "Ini masih kita dalami, kita dalami bagaimana sistem sebenarnya. Nanti kita sampaikan," kata Yusri. Selain di Slipi, polisi juga menggerebek 5 lokasi lainnya yang berkaitan dengan kasus tersebut. "Lokasi penggerebekan di Griyaloka BSD, Pantai Indah Kapuk Jakut, Bandengan, Perum Intercon Kebon Jeruk, Puri Mega, dan Kemanggisan Slipi," lanjut Kombes Yusri Yunus. Sebelumnya, Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya mengamankan puluhan pengunjung Club Zone dan Galaxy Zone, dua tempat perjudian alias arena judi di Surabaya. Rinciannya, 50 orang diantaranya diamankan dari lokasi Club Zone di Jalan Menganti Wiyung. Sedang 33 orang sisanya diamankan dari lokasi Galaxy Zone di Jalan Bratang Binangun. Mereka diindentifikasi WN China dan WN Malaysia.n
Tag :

Berita Terbaru

Bawa Aspirasi Desa ke Pemerintah, AKSI Serahkan 8 Rekomendasi Strategis

Bawa Aspirasi Desa ke Pemerintah, AKSI Serahkan 8 Rekomendasi Strategis

Kamis, 01 Okt 2026 21:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar pada 9–10 September 2026 di Jak…

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

SurabayaPagi, Magetan – Kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan dan pelayanan kelistrikan, tetapi juga melalui komitmen u…

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ponorogo melurug Kantor Kejaksaan Negeri …

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi.com, Jakarta : Bahlil Lahadalia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi…

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana P…

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Peta kekuasaan di jajaran Kabinet Merah Putih mengalami pergeseran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai…