Tuntut Haknya, Ratusan Driver Go-Jek Serbu Kantor Go-Jek Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto -Kantor GO-JEK Mojokerto diserbu ratusan driver online Mojokerto yang tergabung dalam Driver Online Mojokerto (DOM) pada selasa (26/11) pagi. Adapun alasannya, Mereka menuntut hak terkait bonus. Ratusan DOM mendatangi kantor GO-JEK tepat di depan Terminal Kertajaya Kota Mojokerto. Ratusan mobil milik para driver online di parkir di halaman terminal terbesar di Kota Mojokerto, sementara para driver online langsung menggelar aksi di depan kantor GO-JEK Mojokerto di Jalan Raya Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Massa membawa poster dan banner berbagai ukuran dengan tulisan berupa tuntutan. Diantaranya, ‘Menurutmu adil kah??? Buka’en motoku 74.800 untuk PT GI vs 48.200 untuk Mitra’, ‘Tanpa Kami Gocar = nol’, ‘Tolong Pikirkan/Cari Solusi (katanya kami Mitra mu), cukupkan 48.200 untuk sehari’. Adapun tuntutan yang diminta oleh driver online adalah sebagai berikut, mereka menuntut agar rasionalisasi insentif poin yang manusiawi karena saat ini insentif 65k poin 17, ganti manajemen GO-JEK Indonesia Cabang Mojokerto, perluas area operasional, amnesti dan buka akun yang tersuspend dan kenaikan tarif. Di hadapan petugas keamanan yang berjaga, perwakilan massa menyampaikan aspirasinya. “Kami kesini menuntut aksi, layakkah kantor GO-JEK di Mojokerto? Tujuh hari kita berikan waktu, kita tidak bekerja. Kita tidak kerja, tidak bayaran, tidak makan,” ungkapnya, Selasa (26/11/2019). Dalam orasinya, lebih dari 300 driver online tidak bekerja karena hak para driver online diambil Rp200 ribu per hari. Sehingga aksi tersebut dilakukan oleh ratusan driver online ke kantor GO-JEK Mojokerto untuk meminta keadilan dan kesejahteraan para driver online. “Yang bawa motor, bonusnya Rp80 ribu. Yang bawa mobil, bonusnya Rp65 ribu per 17. Kita disini hanya menuntut hak, kita disini bukan membuat kerusuhan. Jika tuntutan kita tidak dipenuhi, kantor GO-JEK akan kita tutup. BBM Rp75 ribu per hari, bonus saja tidak cukup. Kita menuntut hak, kembalikan intensif kami, kembalikan hak kami,” tegasnya. Sebanyak 10 orang perwakilan driver online diterima manajemen GO-JEK Mojokerto. Sementara ratusan driver online yang ikut dalam aksi tersebut masih melakukan sholat jenazah di depan kantor GO-JEK Mojokerto sembari menunggu hasil pertemuan perwakilan dengan manajemen GO-JEK Mojokerto.
Tag :

Berita Terbaru

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini viral, dimana salah satu halaman rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Magetan, tepatnya di kawasan belakang Apotek…