Ditemukan Perbedaan Data Kepemilikan, Pembebasan Lahan JLS Terkesan Sepihak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Tuban- Proses pembebasan jalan lingkar selatan (JLS) tepatnya di wilayah Desa Tegalagung Kecamatan Semanding kabupaten Tuban yang dinyatakan inkracht oleh Pengadilan Negeri Tuban ternyata masih menyisakan banyak kejanggalan. Kejanggalan dari proyek yang pengerjaanya dibawah Dinas PUPR Tuban itu, buntut adanya perbedaan data, antara data dari tim pembebasan lahan dengan data yang dikeluarkan oleh pemerintah Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Tuban. Data yang dimaksud, adalah data tentang jumlah tanaman, harga tanaman, harga tanah dan bangunan milik warga, dimana dari kedua sumber data tersebut, ditemukan beberapa perbedaan yang mencolok. Diantara perbedaan data yang mencolok itu, salah satunya adalah bangunan pagar besar melintang di lahan milik Eddy Wiyono yang tidak ada di data tim pembebasan lahan, tetapi ada di data yang dikeluarkan oleh pemerintah desa hasil identifikasi ulang langsung dilapangan. Kepada surabayapagi.com, salah satu pemilik lahan, Hermawan, mengatakan baik dirinya ataupun warga lainya merasa tidak pernah dilibatkan dalam proses identifikasi di lapangan saat perhitungan fisik, untuk menunjukkan kepemilikan, baik itu tanaman, bangunan maupun lahan yang akan di bebaskan, sehingga pembebasan ini terkesan sepihak. "Kami tidak pernah dilibatkan dalam proses identifikasi untuk menunjukan kepemilikan kami, sehingga kami merasa pembebasan lahan itu berlangsung sepihak saja," terangnya. Dalam kesempatan yang berbeda, kuasa hukum warga, Khoirun Nasihin mengatakan pada Jum’at, (29/11). Jika persoalan yang dialami warga tersebut untuk proses hukumnya telah diserahkan kepada Polres Tuban. Ia menambahkan, putusan dari Pengadilan Negeri Tuban adalah "Tidak Dapat Diterima" bukan "Di Tolak", sehimgga atas dasar itu pihaknya akan terus melakukan upaya hukum untuk membuktikan bahwa ada ketidak cocokan antara data dari tim pembebasan lahan dengan data Kepala Desa Tegalagung serta Kenyataan dilapangan. Ditambah, warga juga telah mengirimkan aduan kepada Komisi II DPRD Tuban, diharapkan persoalan yang berlarut- larut sekian tahun yang mereka alami segera dapat terselesaikan dengan bantuan wakil rakyat. Sebelumnya, ia bersama warga dan penyidik dari Polres Tuban telah melakukan identifikasi ulang langsung di lapangan. Dimana, dalam proses tersebut, dilakukan pencocokan kembali antara data dengan fakta yang ada. "Kami akan terus memperjuangkan keadilan, sehingga persoalan pembebasan lahan ini segera selesai," ungkap pengacara asal kecamatan Palang tersebut.
Tag :

Berita Terbaru

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…

Perkuat Sinergi dan Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah, Polres Blitar Kota Gelar Apel Sabuk Kamtibmas 2026

Perkuat Sinergi dan Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah, Polres Blitar Kota Gelar Apel Sabuk Kamtibmas 2026

Kamis, 30 Apr 2026 11:26 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Sabuk Kamtibmas Tahun 2026 yang di gelar di halaman Mapolres Blitar Kota, Kamis…