Sajikan Babi Panggang Khas Sumatera Utara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BPK Berastagi SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Masakan dengan menu babi ternyata masih digemari oleh sebagian masyarakat Tionghoa. Seperti yang dihadirkan salah satu restoran di Surabaya Barat ini. Saat ditemui Surabaya Pagi, beberapa pengunjung adalah warga Tionghoa yang kala itu memesan menu babi tentunya dan sangat lahap menikmatinya. **foto** BPK Berastagi adalah restoran babi panggang khas daerah karo Sumatera Utara. Menu yang disajikan sebagian besar berbahan dasar daging babi seperti babi panggang, kidu-kidu, saksang/lomok-lomok, soup, ikan teri kacang sambal, dan babi goreng kriuk. Bebek panggang ini harganya mulai puluhan hingga ratusan ribu. Dari mulai ukuran per porsi seharga Rp.30.000. 1/2 kg Rp 125.000 dan 1 kg Rp 250.000 yang ditawarkan pengunjung. Sementara kidu-kidu ini adalah makanan yang menggunakan usus dan daging babi untuk selongsong sosis dan isiannya. Kemudian diberi bumbu asal Medan. Sedangkan menu saksang atau lomok-lomok adalah daging babi yang dicincang dan dibumbui dengan rempah-rempah dan santan. Sementara sup kosong ini adalah kuah yang terbuat dari kaldu babi. Untuk menu babi goreng kriuk, tentunya babi ini digoreng sampai kriuk. Nah, bagi pecinta babi tentunya ingin mencoba khan? Nita, salah satu crew di restoran tersebut mangatakan diantara menu-menu tersebut yang paling digemari adalah paket BPK, nasi campur BPK. Paket ini terdiri dari babi panggang, kriuk, saksang, soup, nasi, dan air mineral yang ditawarkan seharga Rp. 50.000 "Pengunjung yang makan disini kebanyakan orang Tionghoa dan Medan. Karena memang owner kami adalah orang Tionghoa yang berasal dari Medan. Jadi kebanyakan yang datang yang mereka itu," terangnya. Menu-menunya pun khas makanan Medan yang mungkin tidak banyak dijumpai di Surabaya, dilihat dari tempatnya masih terbilang sederhana seperti restoran pada umumnya, tidak begitu menonjolkan ornamen Tionghoa. Sementara untuk minumannya sendiri ada es jeruk/hangat, jeruk serai, kopi medan, dan badak sarsaparila, sejenis minuman bersoda yang terkenal di Medan. Resto yang beroperasi sejak Januari 2019 ini belum memiliki cabang, hanya ada di Surabaya tersebut. Harapannya bisa membuka cabang disemua daerah. Dan rencananya pada waktu dekat, resto ini akan berpindah lokasi. Namun untuk menu-menunya akan tetap sama yaitu khas olahan daging babi. "Sementara untuk bahannya sendiri, didatangkan dari Sumatra. Karena didaerah sini ada keterbatasan bahan," ungkap Nisa.indra
Tag :

Berita Terbaru

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…