Ayah Bunuh Anaknya yang Rewel saat Dimandikan dalam kondisi Mabuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, -Fentje Loppies (35), seorang warga Silale, Kecamatan Nusaniwe, Ambon membunuh anak kandungnya sendiri yang bernama Given Loppies (3). Ia mengaku kesal karena sang anak rewel saat dimandikan. Kapolresta Ambon Komisaris Besar Leo Surya Nugraha mengatakan Fentje dalam kondisi mabuk minuman keras saat memandikan anaknya. Walhasil, Fentje tidak mampu mengontrol emosi ketika sang anak tak mau diatur.
Peristiwa terjadi pada pukul 19.15 WIT, Senin kemarin (27/1). Fentje memandikan Given di rumahnya yang berlokasi di Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Maluku. Sebelumnya, Fentje sempat menenggak minuman keras hingga mabuk.

Fentje jengkel dengan anaknya yang begitu rewel saat buang air dan dimandikan. Tak tahan, Fentje lalu memukul dan melempar anaknya ke lantai kamar mandi. Anaknya lalu tak sadarkan diri.
Anaknya lalu dibawa ke RSUD Haulusy Ambon. Namun, nyawanya tak selamat meski dirawat selama satu hari. Given dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (28/1).
Kepolisian lalu menangkap Fentje yang sembunyi di rumahnya. Dia lantas dibawa ke Mapolresta Ambon untuk dimintai keterangan. Fentje mengaku telah berbuat salah terhadap anaknya. Dia mengakui berada dalam kondisi tak sadarkan diri.

Kini, Fantje Loppies disangkakan dengan pasal 80 ayat 4 UU tahun 2014 tentang perlindungan anak dan pasal 338 KHUP dengan ancaman 15 tahun penjara.

Tag :

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…