Ada Aplikasi untuk Deteksi Virus Corona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhir-akhir ini virus corona menyebabkan masalah besar. Pemerintah China pun meluncurkan aplikasi bernama "Close Contact Detector". Seperti dikutip dari BBC, Kamis (13/2/2020) aplikasi tersebut memungkinkan kalian untuk mengetahui, apakah pernah dekat atau berada di sekitar orang yang terinfeksi Covid-19. "Kontak dekat mengacu pada seseorang yang datang dalam jarak dekat, tanpa perlindungan yang efektif, dengan kasus yang dikonfirmasi, kasus yang diduga atau kasus ringan," kata Komisi Kesehatan Nasional yang merilis aplikasi Close Contact Detector. Adapun aplikasi Close Contact Detector ini dibuat oleh Kantor Umum Dewan Negara dan Korporasi Grup Teknologi Elektronik China (CETC). Aplikasi Pendeteksi Virus Corona, Close Contact DetectorAplikasi Pendeteksi Virus Corona, Close Contact Detector Foto: Aplikasi Pendeteksi Virus Corona, Close Contact Detector Komisi Kesehatan Nasional ini juga mencontohkan dalam perjalanan via pesawat, penumpang yang duduk berbaris dan tiga baris di depan dan tiga di belakang dinilai berada dalam kontak dekat dengan orang terinfeksi corona. Untuk memanfaatkan aplikasi ini, pengguna memindai kode Quick Response (QR) di smartphone seperti layanan pembayaran Alipay atau platform media sosial WeChat. Pengguna juga perlu menyertakan nama dan nomor seluler. Nantinya, nomor tersebut digunakan untuk melacak lokasi orang tersebut di masa lalu yang dikaitkan dengan pengguna aplikasi lainnya. Ini bukan pertama kalinya China menggunakan pendekatan teknologi dalam mengendalikan virus yang bersumber dari Wuhan, China. Sebelumnya, Pemerintah Negeri Tirai Bambu itu juga memanfaatkan drone untuk menginformasikan kepada warga sekitar.on
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…