Komplotan Pembobol Rekening Dibekuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi pembobolan kartu rekening marak terjadi. Tak tanggung-tanggung para pelaku pembobol rekening dapat menguras uang hingga milyaran rupiah. Aksi tersebut biasanya dilakukan secara berkelompok. Seperti yang dilakukan kawanan pembobol rekening asal Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Atas aksi para pelaku, seorang pengusaha berinisial AR kehilangan dana sebesar Rp 1,4 miliar. SURABAYAPAGI.COM, Jakarta -Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut empat pelaku yang ditangkap ialah A (26), DN (56), MR (33) dan H (19). Sementara, dua rekan mereka yang berinisial M dan IL masih diburu. "Sekarang masih kita kejar otak utama M dan IL. Mereka tetanggaan semua, orang Sidrap," pungkas Yusri. Yusri menjelaskan, aksi pembobolan dana dilakukan pada pertengahan Januari 2020. Saat itu, korban bertemu dengan dua pelaku yang diketahui merupakan otak kejahatan yakni M dan DN. Mereka bertemu di sebuah hotel mewah di wilayah Jakarta Barat. Untuk mengelabuhi sang korban, tersangka M berpakaian parlente dan menyamar sebagai warga negara Brunei Darussalam. Kepada korban, Ia menawarkan kerja sama jual beli gawai atau handphone. "M meyakinkan bisa mendatangkanhandphonedengan jumlah cukup banyak ke Indonesia," tutur Yusri. Saat asyik mengobrol, tersangka DN tiba-tiba datang. Tentunya, DN berpura-pura tak mengenal M. tersangka DN yang tiba-tiba bergabung dengan mereka mengatakan keinginannya untuk berbisnis dengan tersangka M. Setelah ketiganya sepakat, terjalinlah kerja sama palsu diantara ketiganya. Akan tetapi, M mengaku hanya memilik ATM Brunei dan tidak bisa digunakan di Indonesia. Oleh karena itu, ia menyarankan korban untuk menggunakan uangnya terlebih dahulu. Dengan iming-iming keuntungan 15 persen setiap penjualan gawai, korban pun menyetujuinya. Setelah setuju, ketiganya pun pergi ke ATM. Tujuannya untuk mengecek saldo masing-masing. M dan DN mengintip pin ATM korban saat mengecek saldo pelaku. "Korban memiliki saldo Rp 1,14 miliar dan DN memiliki Rp 99 juta," ujar Yusri. Pelaku meminjam ATM korban saat di dalam mobil. ATM ditukar dengan kartu palsu tanpa disadari korban AR. Setelah itu, uang dicairkan tersangka MR, H, dan A. Uang langsung ditransfer ke rekening penampung. Mereka menyiapkan 100 rekening penampung. Korban yang baru menyadari bahwa ia menjadi korban penipuan akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Metro Jaya pada 29 Januari 2020. Menanggapi laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengamankan para pelaku. MR dan H ditangkap di Apartemen Green Hills, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 5 Februari 2020. Berbekal keterangan MR dan H, polisi berhasil menangkap DN di Jakarta Pusat pada 6 Februari 2020, dan A di Pinrang, Sulawesi Selatan. Sejumlah barang bukti berupa ratusan kartu ATM, buku tabungan, dan uang tunai Rp 52 juta diamankan petugas. Keempat tersangka telah ditahan. Mereka dijerat Pasal 30 ayat 3, Pasal 46 ayat 3, Pasal 363 KUHP, Pasal 55 ayat 1, Pasal 56 KUHP. Keempatnya juga dikenakan Pasal 3, 4, dan 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman 20 tahun penjara.
Tag :

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Tata Ulang Kawasan KBS Ditarget Rampung Tahun Ini

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Tata Ulang Kawasan KBS Ditarget Rampung Tahun Ini

Jumat, 24 Apr 2026 14:32 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menata ulang…

Per Hari, Perajin Gelang Identitas Layani Ribuan CJH di Asrama Haji Surabaya

Per Hari, Perajin Gelang Identitas Layani Ribuan CJH di Asrama Haji Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 14:30 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama musim Haji 2026, menjadi berkah tersendiri bagi perajin gelang calon jemaah haji (CJH) di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.…

Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta

Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta

Jumat, 24 Apr 2026 14:21 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kebakaran gudang penyimpanan Sabut Kelapa yang terjadi Kamis (23/04/2026), pukul 22.00 menghebohkan warga Desa Ngoran Kec.Nglegok.…