Polisi Tetapkan 5 Tersangka Penganiayaan Pesilat Pagar Nusa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Setelah sekian lama melakukan pengusutan akhirnya kasus penganiayaan yang menimpa anggota pencak silat Pagar Nusa hingga tewas akhirnya menemui titik terang. Polisi akhirnya menetapkan 5 orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan tersebut. Berikut laporan wartawan Surabaya Pagi Hendarwanto di Surabaya, Kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota pencak silat Pagar Nusa yang mengakibatkan korban meninggal dunia masih terus diselidiki. Upaya petugas untuk menemukan titik terang dalam kasus tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pasalnya, kasus penganiayaan yang terjadi pada 19 Maret 2020 lalu itu, sampai hampir genap satu bulan sejak kejadian belum diketahui siapa tersangkanya. Namun, setelah memeriksa sejumlah saksi polisi akhirnya menetapkan 5 orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan tersebut. "Setelah melakukan penyelidikan dan memeriksa 18 saksi, 5 orang kami tetapkan jadi tersangka," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (23/4/2020). Kendati demikian, Sudamiran enggan menyebutkan identitas kelima tersangka tersebut. Ia hanya mengatakan dari lima orang yang jadi tersangka, dua di antaranya telah ditahan. Sedangkan sisanya dititipkan di penitipan di jalan Balong Sari karena masih berada di bawah umur. "Yang tiga karena anak, kita lakukan penitipan di Jalan Balong Sari. Tempat untuk anak yang bermasalah dengan hukum. Jadi prosesnya tetap berlanjut," ungkap Sudamiran. Dalam proses hukum kasus ini, Sudamiran mengatakan pihaknya tidak melihat apa latar belakang para pelaku kasus penganiayaan yang membuat seseorang meninggal dunia. "Kami tidak melihat latar belakang komunitas dari mana pun, yang kami sidik adalah barang siapa melakukan perbuatan dan melanggar hukum maka kami akan proses," lanjut Sudamiran. Sudamiran mengatakan, kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut. Diketahui sebelumnya, kasus ini berawal dari peristiwa yang terjadi pada tanggal 19 Maret 2020 lalu. saat itu ada sebuah warung yang diserbu oleh sejumlah orang tak dikenal. "Korban waktu itu saat di rumah sakit dipakaikan kaos bergambar simbol salah satu organisasi, terus kemudian dishare ke grup untuk memancing reaksi dari organisasi itu. Sabtu (20/3) akhirnya terjadi peristiwa itu," lanjut Sudamiran. Atas kejadian itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk melakukan penganiayaan. "Barang bukti ada batu, kemudian ada kayu, ada paving. Kemudian sharenya menggunakan media sosial," tandas Sudamiran. Sebelumnya diberitakan, ratusan massa yang tergabung dalam paguyuban pencak silat pagar nusa mengepung Mapolrestabes Surabaya lantaran kasus penganiayaan tersebut belum jelas dan dinilai mandek. Namun setelah pihak kepolisian memberikan pernyataannya para massa akhirnya membubarkan dirinya.
Tag :

Berita Terbaru

Gelar Recovery Air Bushing 500 kV di GISTET Paiton, PLN Perkuat Keandalan untuk Stakeholder Strategis

Gelar Recovery Air Bushing 500 kV di GISTET Paiton, PLN Perkuat Keandalan untuk Stakeholder Strategis

Sabtu, 11 Apr 2026 21:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 21:00 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo - PLN kembali menunjukkan respons cepat, sigap, dan terukur dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Jawa Timur, khususnya pada…

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) kembali mencatat kemajuan signifikan dalam p…

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- – Kegiatan halal bihalal yang digelar PC SAPMA Kota Madiun tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga dimanfaatkan sebagai mo…

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyalurkan bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan warga di…

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur memperkuat kolaborasi dengan pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat u…

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menutup Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Provinsi Jawa …