Pandemi Covid-19, Dana Bergulir Koperasi UMKM tetap berjalan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi Program Dana Bergulir Modal Kerja dan Investasi UMKMK tetap berjalan .SP/Swaragun.com
Ilustrasi Program Dana Bergulir Modal Kerja dan Investasi UMKMK tetap berjalan .SP/Swaragun.com

i

SURABAYA PAGI.COM,  Surabaya - Program Dana Bergulir Modal Kerja dan Investasi UMKMK di Jawa Timur masih tetap berjalan. Ditengah pandemi Covid-19, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur masih menerima pengajuan akses Dana Bergulir.

 

Tenaga Pendamping disetiap kota tetap mendampingi koperasi dan UKM yang akan mengajukan program ini. Proses pengajuan ke perbankan tetap berjalan walaupun ada sedikit kendala karena semua perbankan memberlakukan WFH sehingga proses tidak selancar biasanya.

 

UMKM yang paling banyak mengajukan program Dana Bergulir ini meliputi sektor-sektor UKM pribadi atau usaha sendiri. Dalam pengajuan Dana Bergulir, ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak pemohon kredit salah satunya laporan keuangan. Dalam situasi pandemi ini rata-rata keuangan diberbagai sektor mengalami penurunan, namun program Dana Bergulir masih bisa dijalankan.

 

Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur memiliki pola channeling dengan perbankan. Yang  menyetujui kredit tersebut disetujui atau tidak adalah dari pihak perbankan, dimana mereka mempunyai juru tafsir sendiri yang akan menganalisis resiko dari setiap pengajuan.

 

“Untuk disituasi seperti ini mereka punya sistem sendiri, jadi walaupun disetujui tetapi tetap dengan angka resiko yang disesuaikan tiap analis perbankan.” Ungkap Dewanta Pramayudha, Pengelola Permodalan UMKMK 

 

Saat ini Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur menyusun database untuk UKM dan Koperasi yang terdampak covid-19 bersama Dinas Koperasi Kabupaten Kota. Belum ada data konkrit jumlah Koperasi dan UKM yang terdampak namun akan bertambah banyak karena impact diseluruh lapisan dan sektor.

 

“Kita masih terus mendata, tetapi logika saja, dengan kondisi ini pasti bertambah. Jika stabil sudah bagus” pungkas Arief Setiawan, Pranata Humas Ahli Pertama Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Jawa Timur. kim

 

Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …